728x90 AdSpace

Latest News
Monday, November 7, 2016

GEPRINDO Desak MPR Berhentikan Jokowi Karena Melakukan Perbuatan Tercela

SundaPos.Com |   Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) didesak untuk memberhentikan Joko Widodo dari jabatan Presiden RI. Jokowi dinilai layak diberhentikan karena sudah sering melakukan perbuatan tercela, sebagaimana disyaratkan Pasal 7A UUD 1945.

Permintaan tersebut disampaikan Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (GEPRINDO) Bastian P Simanjuntak melalui pesan elektronik yang dikirim ke redaksi, Minggu (6/11).

Menurut dia, ada beberapa hal yang bisa dikategorikan sebagai perbuatan tercela yang telah dilakukan oleh Jokowi. Pertama, Jokowi berbohong.

"Dia berbohong terkait mobil Esemka, ternyata mobil Esemka bukan mobil buatan dalam negeri, sebagian besar komponennya impor dari Cina, dan copotan dari mobil-mobil yang sudah ada. Proyek mobil Esemka hanya dijadikan alat pencitraan demi meraih simpati masyarakat," paparnya seperti diberitakan RMOLJakarta.com.
Kebohongan lainnya, saat mencalonkan sebagai gubernur DKI, Jokowi di depan masyarakat menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan tugas sebagai gubernur selama 5 tahun, namun kenyataanya ia ikut dalam pilpres pada tahun 2014.

"Kemudian, saat kampanye sebagai calon presiden, Jokowi berjanji akan membeli kembali Indosat, kenyataanya hingga saat ini ucapannya tidak terbukti," masih kata Bastian.

Kedua, Jokowi teledor dalam mengambil keputusan. Dalam catatan Bastian, Jokowi dua kali teledor, yakni menandatangani Perpres Nomor 39 Tahun 2015 tentang Kenaikan Tunjangan Uang Muka Pembelian Mobil Pejabat Negara, dan menghapus ribuan perda tanpa proses kajian.

"Tindakan ini sangat beresiko bagi kepentingan bangsa dan negara," katanya.

Ketiga, Jokowi tidak mampu melanjutkan reformasi di bidang hukum sebagaimana dijanjikannya saat kampanye Pilpres.

"Lembaga KPK menjadi tumpul, penyelesaian kasus Transjakarta, Sumber Waras, Reklamasi, pembelian tanah miliki Pemprov DKI di Cengkareng, terkesan mandek meskipun sudah ada bukti-bukti hukum yang lebih dari cukup."

Selain itu, rasa kepercayaan masyarakat terhadap BPK hancur akibat ucapan ketua KPK Agus Rahardjo yang mematahkan hasil audit investigasi Sumber waras. Dalam situasi ini Jokowi tidak berbuat apa-apa demi menjaga kredibilitas lembaga tinggi BPK. Padalah dalam hierarki tata negara, KPK tingkatanya di bawah BPK.

"Aguan diundang ke Istana padahal Aguan diberikan cekal atas permintaan KPK dalam kasus reklamasi. Beredar kabar status cegah Aguan tidak diperpanjang oleh KPK," imbuh Bastian.

Tak hanya itu, Jokowi terbukti tidak bisa menyelesaikan kasus-kasus hukum besar seperti kasus BLBI dan kasus skandal Freeport. Jokowi malahan menerbitkan tax amnesty yang juga berlaku untuk para penjahat BLBI. Sedangkan dalam kasus Freeport, Jokowi malahan berkoalisi dengan Setya Novanto, tokoh utama Skandal Freeport, dan tidak memberhentikan Luhut Panjaitan yang namanya telah disebutkan sebanyak 66 kali dalam bocoran rekaman skandal freeport.

Perbuatan tercela lainnya, kata Bastian, Jokowi sudah melanggar etika dan menyakiti hati rakyat.

Dia menyebut, Jokowi telah melanggar kontrak politik dengan rakyat Pasar Ikan Luar Batang. Ketika masyarakat Pasar Ikan digusur oleh Ahok, Jokowi sama sekali tidak merespon jeritan penderitaan mereka. Ada kesan kuat, Jokowi lebih membela kepentingan pemilik modal besar dan kepentingan negara Tiongkok dan tidak berpihak kepada rakyat pribumi.

Contoh lainnya, Jokowi tidak mau menemui perwakilan umat Islam dalam peristiwa demonstrasi 4 November 2016 di depan istana Negara terkait kasus penistaan agama oleh Ahok. Meskipun massa aksi yang ikut serta dalam demonstrasi tersebut berjumlah jutaan orang, Jokowi tidak peduli dan malahan memilih mengunjungi proyek di Bandara-Soekarno Hatta.

Atas hal tersebut, Bastian mengimbau masyarakat pribumi bersatu dan bersama-sama mendesak DPR agar segera menggunakan hak-hak konstitusionalnya untuk memberhentikan Presiden Jokowi. Pemberhentian Jokowi perlu dilakukan demi mencegah permasalahan-permasalahan yang lebih besar kedepannya.

"Bangsa Indonesia berhak mendapatkan pemimpin yang terbaik yang memiliki keberanian, diterima masyarakat, dipercaya, adil, memiliki kapabilitas, memiliki pemikiran-pemikiran yang hebat dalam membangun jiwa bangsa. Bukan pemimpin palsu hasil polesan pencitraan media bayaran para Pemilik modal besar," tukas Bastian.

Sumber: RMOL

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

21 comments:

  1. Saya pribumi asli sangat sangat sangat dan sangat setuju jokowi diberhentikan sebagai presiden SECEPATNYA

    ReplyDelete
  2. Saya pribumi asli sangat sangat sangat dan sangat setuju jokowi diberhentikan sebagai presiden SECEPATNYA

    ReplyDelete
  3. Lebih cepat lebih baik , dr pada hancur bangsa dan negara indonesia, ayo segerakan...

    ReplyDelete
  4. Turunkan jokowi scpt nya, kami di aceh mendukung srpenuhnya..

    ReplyDelete
  5. Ada2 sj kalian itu,, maunya yg jadi presiden siapa ? Nnti klw ada presiden baru, trus punya kekurangan harus ganti lagi ? Bisa2 negara Indonesia ini pecahkan record Negara yg tiap hari ganti Presiden. Ahahahah,,, atau jgn2 yg nulis ini ambisi banget jd presiden ?

    Yg salah diingatkan n diluruskan,, tdk perlu saling mencela n mencemoho satu sm lain. Krn belom tentu yg dicela lebih bnyak salah ketimbang yg mencela. Jd mending mari sesama rakyat Indonesia, qt bangun negara ini menjadi negara yg lebih baik. Saling mendukung n kerja sama dlm segala hal demi kemajuan bangsa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngomong situ gampang ya gak kaya jokowi yg setiap pidato baca tek yg sudh dipersiapkan, pidatonya bukan hasil pemikiran dia, bahkan jika berpidato dengan nunduk-nunduk baca tek seakan dirinya sendiri tak mengerti ap yg dia bicarakan.

      Udah aj bang mending situ aj jdi presidenya.

      klo cuma baca tex keponakan saya juga bisa.

      patwa seorang pemimpin harus dengan hati dan pemikiranya. tex hanya sarana bantu ketika kehilangan kata.

      Delete
  6. Setubuh...
    Pemecah belah umat tidak layak jadi pemimpin...

    ReplyDelete
  7. Kalau jowkowi di turunkan siapa yg kalian tunjuk jadi presiden?
    A:braja musti
    B:taat pribadi
    C:ketua fpi
    D:ahok
    E:anda pribadi
    Serakah banget jadi orang, ngomong asal mangap, presiden itu kepala negara bukan kepala keluarga.

    ReplyDelete
  8. Udah gak usah ada presiden aja kalok smua salah.. Udah cukup al-quran mnjadi ptunjuk...

    Smua salah di mata rakyat!! kalokbisa smua org jadi presiden!

    ReplyDelete
  9. Jika kokowi diberhentikan siapa yang akan jadi penggantinya?
    A:taat pribadi yang bisa menggadakan uang
    B:braja musti yang punya pohon aspat makanan jin
    C:ahok yg telah di tuduh menistakan agama
    D:ketua fpi yg bisa mengumpulkan masa
    E:anda pribadi

    ReplyDelete
  10. jika kasus ahok tidak selesai trunkan dia

    ReplyDelete
  11. mikir seribu kali...jgan kalian jadi orang bodoh...suka cari2 aib gak cari kebaikannya...punya akal itu dipakai. klo mikir jgn pakai kebencian. klo mikir pakai logika....ingat ada upaya penggulingan pak jokowi akibat tax amnesty sama pungli....itu yg jadi masalah yg gak suka pak jokowi...padahal pak jokowi sdh bener jalannya...ingat tax amnesty paling sukses sedunia...berapa uang yg balik ke negara.....proyek2 akan jalan dgn tambahan2 dana.jgan asal bacot...gak tau arah.

    ReplyDelete
  12. Jokowi terlalu mudah tuk jadi presiden....apa kiranya jg semudah itu di turunkan...beri kesempatan tuk melanjutkan sampai akhir masa jabatan...tp juga di beri catatan catatan

    ReplyDelete
  13. Dari fakta2 yang ada, jelas jokowi tidak amanah kepada rakyat. Sudah selayaknya MPR turun tangan untuk menurunkan jokowi dari jabatannya. Apalagi dalam aksi 411 seolah tidak merasa penting kasus penistaan agama.

    ReplyDelete
  14. Selama yg disampaikan itu fakta Dan terbukti sebagai pelanggaran terhadap sumpah jabatan, masyarakat berhak menilai Dan bersuara karena dipilih Oleh rakuat.

    ReplyDelete
  15. GAK USAH PANJANG2 TUK ALASAN TURUNKAN SI JOKO INI....INTINYA MANA MUNGKIN BISA TENANG,MAJU,DAMAI ATAU TENTRAM KLO NKRI INI DI PIMPIN OLEH PASANGAN YG MUNAFIK...KATA JEKA SBLOM DI PASANGKAN DNGN JOKO NEGRI INI AKAN HANCUR APA BILA DIPIMPIN SI JOKO.....KATA JOKO ( DEWA PENCITRAAN ) AYO DEMO SAYA AYO DEMO SAYA SAYA KANGEN DI DEMO , SETELAH DI DEMO NGUMPET KYK KANJENG DODO KUALAT PRILAKU...SUNGGUH PASANGAN MUNA YG TERASI

    ReplyDelete
  16. KONTITUSIONAL ADALAH SEPENUHNYA MILIK RAKYAT,PRESIDEN HANYA MEMILIKI MANDAT YANG DIPERCAYAKAN SEPENUHNYA OLEH RAKYAT

    ReplyDelete

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: GEPRINDO Desak MPR Berhentikan Jokowi Karena Melakukan Perbuatan Tercela Rating: 5 Reviewed By: Sunda Pos