728x90 AdSpace

Latest News
Senin, 21 November 2016

Letjen TNI Andi Geerhan Lantara: Jika Ahok Ditahan, Saya Tidak Percaya Kalau Indonesia akan Runtuh


AKHIR-AKHIR ini saya merasa asing di negeriku. Setelah memasuki tahun ketiga pensiun dari pengabdian di TNI, ada penistaan Alquran begitu sulit untuk ditersangkakan.

Bahkan karena sulitnya membuat negeriku banyak mengeluarkan energi harus melibatkan banyak pakar, banyak modal yang sebenarnya bukan hal yang harus jika kesamaan hak warga negara di mata hukum diterapkan secara adil.

Lalu saya bertanya benarkah reaksi umat Islam terhadap penistaan Alquran ada kaitannya dengan politik, ternyata tidak benar. Sebab kalau hanya soal politik, umat Islam tidak akan menyatu.

Apakah karena pelaku non-muslim juga ternyata tidak, sebab banyak kawan saya non muslim memahami perasaan umat Islam dan mengakui bahwa patut jika umat Islam tidak dapat menerima penistaan Alquran. Lalu apakah karena pelaku penistaan dari etnis tionghoa ternyata juga kurang benar karena banyak dari kalangan etnis tionghoa pun merasa bahwa tindakan penistaan Alquran memang tidak pantas dilakukan.

Lalu dengan berbagai disiplin ilmu dilakukan pengkajian apakah dalam ucapan ahok terjadi penistaan Alquran (surat Al Maidah: 51), terbukti? 

Lebih jauh dari itu saya semakin bingung, apa benar negeri dalam keadaan bahaya?????? Karena tiba tiba saja banyak kalangan meneriakkan slogan persatuan, kebhinekaan harus dijaga. Dijaga karena apa dan siapa yang akan merusaknya?

Tuan-tuan penguasa buka mata dan telinga dengar kata rakyat. Permintaan kami sangat sederhana, jangan biarkan penistaan terhadap Alquran juga terhadap kitab suci lainnya, hentikan menyebar kebencian antar sesama anak bangsa. Lakukan dengan kekuasaan kalian, tapi jangan pilih kasih, jangan lagi menganggap pribumi ini tidak paham.

Jika Ahok ditahan untuk mempertanggungjawabkan ucapannya, saya tidak percaya kalau Indonesia akan runtuh. Ini bukan soal politik tapi ini soal penistaan terhadap keyakinan umat Islam.

Ingat kami juga punya hak dan kewajiban atas NKRI. Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami. [***]


Letjen TNI (Purn) H. Andi Geerhan Lantara
Jabatan terakhir penulis sebelum pensiun adalah Inspektur Jenderal TNI. Sebelumnya juga pernah menjabat Pangdam XII/Tanjungpura, Komandan Korem 012/Teuku Umar dan Wakil Komandan Batalyon Linud 700

Sumber: RMOL


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

158 komentar:

  1. Balasan
    1. Hussh lu g usah masuk politik2an lu itu org PNS org kejaksaan kalau lu ngomong begitu hancur negeri ini kalau lu pegang kasus...

      Hapus
    2. Pinter bgt sih ni ater, udah dibilang ini bukan tentang politik tapi tentang agama

      Hapus
    3. Pendemonya adlhFPI dan HMi
      Mana ada dari pondok pesantren besar di jawa yg ikut demo..

      Mereka tau klo itu politik..
      Lg pula islam adlh pemaaf
      Islam gak arogan
      Idlam gak maunya menangbsendiri..

      Hapus
    4. Tukang bully tu si ater welfrid. ngok

      Hapus
  2. Setuju dengan pendapat bpk Ledjen TNI Purnawirawan H Andi geerhan.

    BalasHapus
  3. Memang Jendral ...
    Sayapun seorang yg awam akan POLITIK bisa melihat perbedaan perlakuan terhadap masyarakat menengah - kecil dimata hukum oleh rezim pemerintah sekarang ...
    Sayapun amat begitu tersinggung dengan ucapan mereka yang menghina Al Qur'an ...
    Itu adalah Aqidah dr semua umat muslim yg menyadari bhw mereka beragama Islam ...
    Tp ternyata kita lihat banyak org muslim yg tdk tahu Aqidah, atau banyak orang muslim yg hanya memikirkan dunia sehingga terlihat sekali mereka menjilat pada kepetingan dunia ...
    Saya sebagai masyarakat biasa begitu merasa asing di negerinya sendiri seperti Anda Jendral ...
    Kita akan mengadu kesiapa !!??
    Sedangkan Pemerintah sudah tidak memihak kepada rakyat ...
    Padahal mereka yg selalu berkoar koar akan keterpihakan ke wong cilik ...
    Kita hanya dininabobokan dg slogan slogan tersebut ...
    Setelah mereka mendapatkan, mereka peras semua ...
    Seandainya mereka benar" melaksanakan janjinya pasti tdk akan terjadi suasana gaduh seperti sekarang ini ...
    Mereka tdk menyadari bahwa org" seperti itu akan selalu berpihak pada kepentingan ras, kelompoknya ...
    Contohnya seperti Singapore ...

    BalasHapus
  4. NKRI akan baik saja tp penguasa akan hancur makanya ada rasa ketakutan kalau Ahok dipenjara.

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah, sebenarnya ini jawabannya yang benar.. tapi entah kenapa sepertinya tabu dibicarakan..

      Hapus
  5. sangat setuju www.ramuanleluhur.com

    BalasHapus
  6. Saya pernah kenal beliau waktu beliau menjabat Pangdam Tanjungpura. Prajurit TNI yg berani, cerdas dan lugas. Semoga Allah SWT memberikan beliau kesehatan dan umur yang panjang utk memgabdi pada agama dan negara kita... amiiin...

    BalasHapus
  7. Saya sangat setuju pak jendral.. , kita hanya minta keadilan.

    BalasHapus
  8. Para petinggi Negara ini..sudh buta mata hati nya trutama Jokowi

    BalasHapus
  9. Keadilan adalah milik seluruh rakyat. Termasuk umat muslim saat mayoritas sprt diindonesia. Atau saat minoritas sprt di rohingya myanmar. Benang merah nya sama, ummat muslim terdholimi dimana2.
    ولن ترض عنك اليهود ولن نصارى حتى تتبع ملتهم

    BalasHapus
  10. Jenderal hebat... mengerti akan situasi kondisii bangsa saat ini. Bagaimana solusinya Jenderal?

    BalasHapus
  11. Jenderal yang hebat...sangat mengerti situasi dan kondisi bangsa saat ini. Bagaimana solusinya Jenderal?

    BalasHapus
  12. Saya tidak setuju 100%, karena sejak semula mmg TIDAK ADA PENISTAAN AGAMA!! kalo Bpk mmg cerdas dan sdh bnyk berpengalaman dlm bidang politik mk sehrsnya Bapak bs melihat dgn JELAS juga bahwa situasi ini tdk lain adalah bertujuan menyingkirkan etnis Tionghoa saja! Technology telah membuktikan bahwa ucapan yg di video itu sudah jelas di rekayasa! Pelakunyapun sudah JELAS MENGAKU! terus perihal penistaan agama ini masih di ijinkan untuk di lanjutkan sampai berminggu minggu!!!! Kalo Bapak mengaku pernah menjadi aparat keamanan negara tentunya Bapak telah menjalani pendidikan khusus dan hal spt ini tidak memerlukan Bapak untuk menjadi ilmuwan dulu untuk mengerti. Saya berani tarohan nyawa, bila yg mengutip itu bukan dr ethnis Tionghoa maka demo demo ini TIDAK AKAN TERJADI!!!!
    Dimata orang luar negeri, kejadian ini membuktikan bagaimana rasisnya negara Indonesia dan lemahnya hukum di indonesia!!! Sangat disayangkan bila orang orang seperti Bapak tidak mengerti hal se simple ini! MEMALUKAN SEKALI!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sy jg tdk setuju dgn pendapat anda 100%, karena sbtlny amat sangat sederhana, baik video hasil rekaman buniyani atau video aslinya dari pemda DKI, liat dan pahami videonya, kl anda cerdas & merasa muslim pasti anda akan tersinggung dgn ucapan ahok tsb, Sangat disayangkan bila orang seperti anda tidak mengerti hal se simple ini! MEMALUKAN SEKALI!!!

      Hapus
    2. Anda terlihat sekali tidak menonton video yg menjadi heboh ini....

      Antara video yg di unggah PEMDA dan yg diunggah Bun Yani tidak ada perbedaan... (testimoni bareskrim) yg berbeda adalah transkrip bunyani yg menhilangkan kata "Pakai" .....

      Yg dituntut ummat islam bukan berdasarkan transkrip bun yani tapi yg ada di dalam video jd jangan lagi mempermasalahkan transkrip.....

      Lagipun dengan atau tidak menggunakan kata "Pakai" tidak ada perbedaan arti yg signifikan

      Hapus
    3. Pasti Alec 100% orang bodoh yang kecerdasannya telah habis dimakan "rayap".

      Hapus
    4. ironis..pelakunya sendiri sudah mengakui perbuatannya dan minta maaf...anda bilang "tidak ada penistaan" super munafik dan penuh kebohongan

      Hapus
    5. Pasti Alec 100% orang bodoh yang kecerdasannya telah habis dimakan "rayap".

      Hapus
    6. Aneh ni orang.. dah dibilang ga ada masalah ama etnis.. kok dia malah ngotot.. justru anda yg jangan mentang2 satu etnis ama tersangka malah membabi buta ngebelain yg jelas2 salah

      Hapus
    7. Dari mulai dilihat dari bahasanya sampai dgn kata perkata jelas sekali bahwa kalimat yg diungkapkanya adalah peniataan,hargamati penistaan thdp Alquran.titik

      Hapus
    8. cie...cie.....sapa lagi yang brani tarohan nyawa?

      Hapus
    9. 1000%betul... mmg si alice gak mkn sklohan huk.um,,, mana ngerti, wong...

      Hapus
    10. saya sangat setuju dengan perkataan pak geerhan.(jend purn). saya sangat bangga padamu jenderal. namamu jendral masih terukir di korem 012/tu,meulaboh aceh barat,dan seluruh prajurit sanggamara korem 012/tu slalu merindukan masa2 kepemimpinan jendral,bahkan seluruh masyarakat meulaboh dan skitar"a slalu merindukan mu jendral...dirimu tegas tp berhati baek dan bijaksana. mg beliau dipanjangkan umur'a dan sehat slalu amin YRA..

      Hapus
    11. saya sangat setuju dengan perkataan pak geerhan.(jend purn). saya sangat bangga padamu jenderal. namamu jendral masih terukir di korem 012/tu,meulaboh aceh barat,dan seluruh prajurit sanggamara korem 012/tu slalu merindukan masa2 kepemimpinan jendral,bahkan seluruh masyarakat meulaboh dan skitar"a slalu merindukan mu jendral...dirimu tegas tp berhati baek dan bijaksana. mg beliau dipanjangkan umur'a dan sehat slalu amin YRA..

      Hapus
    12. Ini gaya cebong berpendapat..gak heran. Sudah jelas tersangka masih dibela..

      Hapus
    13. Aneh menurut saya jika ada mantan Mayjen punya pola pikir menghasud seperti ini...apa sudah lupa sumpah prajuridnya pak Jenderal ?

      Hapus
    14. Jangan ngomong tarohan nyawa dah, lo di sunat aja kaga berani... Hahahaaa....

      Hapus
    15. Ga usah tarohan nyawa dah,,, lo di sunat aja ga berani,,, Hahahaaa
      MEMALUKAN SEKALI!!!

      Hapus
  13. Saya tidak setuju 100%, karena sejak semula mmg TIDAK ADA PENISTAAN AGAMA!! kalo Bpk mmg cerdas dan sdh bnyk berpengalaman dlm bidang politik mk sehrsnya Bapak bs melihat dgn JELAS juga bahwa situasi ini tdk lain adalah bertujuan menyingkirkan etnis Tionghoa saja! Technology telah membuktikan bahwa ucapan yg di video itu sudah jelas di rekayasa! Pelakunyapun sudah JELAS MENGAKU! terus perihal penistaan agama ini masih di ijinkan untuk di lanjutkan sampai berminggu minggu!!!! Kalo Bapak mengaku pernah menjadi aparat keamanan negara tentunya Bapak telah menjalani pendidikan khusus dan hal spt ini tidak memerlukan Bapak untuk menjadi ilmuwan dulu untuk mengerti. Saya berani tarohan nyawa, bila yg mengutip itu bukan dr ethnis Tionghoa maka demo demo ini TIDAK AKAN TERJADI!!!!
    Dimata orang luar negeri, kejadian ini membuktikan bagaimana rasisnya negara Indonesia dan lemahnya hukum di indonesia!!! Sangat disayangkan bila orang orang seperti Bapak tidak mengerti hal se simple ini! MEMALUKAN SEKALI!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mgkin karena anda pecinta ahok makanya anda bisa mengatakan demikian. Coba tunjukkan 1 bukti kuat bahwa ini masalah etnis tionghoa? Ustadz felix siauw dri etnis tionghoa, tpi beliau ikut aksi damai, jaya suprana, etnis tionghoa, non muslim pula, ikut dukung aksi damai. Lantas mana bukti kuat yg menunjukkan ni masalah etnis tionghoa? Ni masalah ahok yg gak bisa jaga mulutnya saja, sudah tidak ada lagi. Saya yakin meskipun org pribumi sbg pejabat publik yg mengatakan demikian, pasti akan kita usut sampai tuntas pula, jdi tidak ada hubungannya dengan etnis. Islam mengajarkan bahwa etnis apapun, itu adalah kehendak Allah, namun agama, adalah pilihan pribadi sendiri, bukan dari allah/tuhan.

      Hapus
    2. Gaggagag....om kurang piknik sih......lain kali ikut piknik om.....

      Hapus
    3. Wkwkwkwk kasian kau lic, minum jamu gendong dulu ente, biar g 100% percayanye,

      Hapus
    4. Kau lihat mslh ini simpel darimana coy?? Enak x kau ngomong!!!

      Hapus
    5. Minum jamu gendong dulu emte ric, biar turun jd 60%, jd g berlebihan was2 nye

      Hapus
    6. Kau bilang sepele?? Darimana bisa kau pendapat spt itu? Enak x kau bicara itu.

      Hapus
    7. Masuk TNI syarat nya WNI
      Tidak ada salah satu syaratnya etnis ini gak boleh etnis itu gak boleh..
      Daftar kuliah
      Daftar sekolah
      Daftar PNS
      Daftar apapun dan pelayanan apapun tdk ada pembedaan etnis
      Dimana2 usaha-usaha yg dilaksanakan etnis tionghoa selalu di izinkan
      Jadi dimana letak RASISNYA saudaraku..

      Hapus
  14. Sepaham dengan pernyataan Jendral..saudara2 dan teman2 saya banyak juga yg China dan juga non muslim...kami semua hidup rukun..yg jadi masalah cuma 1 orang AHOK dan itu bukan krn China atau non muslim, tapi krn mulutnya yg tdk terjaga dgn baik..dan itu juga menandakan figur pemimpin yg tdk bisa dicontoh...tapi sayang banyak masyarakat dan pemimpin yg dibutakan mata hatinya, se olah2 AHOK orang yg paling benar, paling bersih dan paling anti korupsi..dan yg lainnya jelek, koruptor bahkan dituduh rasis..Astaghfirullah hal adzim..tapi rupanya pemerintah lebih memilih melindungi AHOK dgn berbagai cara daripada memenuhi rasa keadilan masyarakat..kasus2 sblmnya sdh jelas dan tinggal mencontohnya..jadi sebenarnya siapa yg tidak taat hukum ??

    BalasHapus
  15. Saya setuju dan,
    saya menduga, pasti ada kartu as yg dipegang sang penista,..
    Hanya dugaan,..

    BalasHapus
  16. Selagi ahok ngak ditangkap selagi itulah tidak ada keadilan dan menyakiti ummat Islam

    BalasHapus
  17. Yg pnya pikiran bgitu PENGUSAHA & PENGUASA RAKUS..Jendral..!!!

    BalasHapus
  18. Sepakat pak... Saya juga bingung sampai taputar putar.... Dengan dengungan persatuan dan kawal nkri... Sbenarnya siapa yg sedang ingin menghancurkan nkri.... (ini kayaknya maling teriak maling nih...)

    BalasHapus
  19. Sangat setuju dengan pendapat Jenderal

    BalasHapus
  20. Ya allah selamatkan negeri kami ini dari orang2 yg berniat jahat..amin

    BalasHapus
  21. Setuju pak jendral.saya rakyat kecil kadang berpikir harus mengadu pada siapa.sangat sedih dirasakan.seperti betapa sulitnya mengadili seorang ahok.ketidak adilan sangat terasa.umat islam selalu di pojokan.saya hanya bisa berdoa semoga umat islam selalu ada dalam lindungan allh yg maha kuada.Amiin ya robbal alamiin.

    BalasHapus
  22. Saya 100% SETUJU , JENDERAL.!.!

    BalasHapus
  23. Kami berharap kepada Allah SWT, banyak petinggi yang berfikiran seperti bapak di nkri ini. amin

    BalasHapus
  24. https://jamaluddinfeeli.wordpress.com/about/

    BalasHapus
  25. Betul pak, ngapain belain mati matian sipenista agama, ini bukan masalah Pilkada tapi penghinaan...

    BalasHapus
  26. Negeri ini tlah dikuasai oleh para oknum yg mengendalikan economic, org baik bisa brubah, mudah2an para pejabat dijakarta mendapat hidayah,,,

    BalasHapus
  27. MasyaAlloh, semoga Alloh selalu melindungi bapak dan memberikan taufiknya pada bapak... Memang hanya yang bisa berfikir yang faham dengan artikel bapak. Selebihnya mereka yang membabi-buta mendukung si penisTa maka ya mereka bisa dipastikan punya otak tapi sayang belum bisa mereka gunakan dalam hal ini.

    BalasHapus
  28. Setuju Jenderal... Jenderal yg punya keberanian luarbiasa...!! Jenderal yg sgt dekat dgn anak buah...mantan Wadanku... Wira Yudha Cakti...!!!

    BalasHapus
  29. Benar jenderal ! Hormat saya untuk jenderal!

    BalasHapus
  30. Setuju Jenderal... Jenderal yg punya keberanian luarbiasa...!! Jenderal yg sgt dekat dgn anak buah...mantan Wadanku... Wira Yudha Cakti...!!!

    BalasHapus
  31. # DUNIA SUDAH TERBOLAK BALIK #

    Indonesia mayoritas Islam, tapi yang paling disudutkan Muslim.

    Lebih serem yang pake cadar, dari pada yang pake rok mini.

    Lebih serem orang berjenggot, dari pada yang tatoan.

    Pake baju tauhid ditangkap, pake baju PKI ngak apa-apa.

    Lebih curiga sama yang rajin ibadah di mesjid, dari pada orang yang mabok-mabokan dan judi.

    Diduga teroris langsung tembak, bandar Narkoba Internasional bisa di nego.

    Lebih mentolelir aliran sesat, dari pada syariat.

    Dunia sudah kebolak balik?

    Yang nyunnah – radikal
    Yang nyeleneh – toleran

    Yang jilbab syar’i – ekstrem
    Yang ngak pake jilbab – cantik

    Yang menikah lagi - Penjahat
    Yang main pelacur - Biasa, lelaki

    Yang muda sholat 5 waktu – Waspadai
    Yang muda ngak sholat – masih muda

    Yang jenggotan rajin ke masjid – teroris
    Yang jenggotan rajin dugem – keren

    Yang ke majelis ta’lim pekanan – Fanatik
    Yang ke bioskop harian – gaul

    Yang hafal Al Qur’an 30 juz – militan
    Yang hafal banyak musik – hebat

    Yang anaknya di jilbabin – Keterlaluan dan melanggar HAM
    Yang anaknya pake rok mini – imutnya

    Yang pakai baju koko – sok alim
    Yang ngak pake baju – jantan

    Yang hariannya bicara Islam – sok ustadz
    Yang hariannya ghibah – up to date

    Media islam – radikal
    Media porno – kebutuhan
    .
    Buka Mata Hati Anda Wahai manusia!

    ﺑَﺪَﺃَ ﺍﻟْﺈِﺳْﻠَﺎﻡُ ﻏَﺮِﻳﺒًﺎ ﻭَﺳَﻴَﻌُﻮﺩُ ﻛَﻤَﺎ ﺑَﺪَﺃَ ﻏَﺮِﻳﺒًﺎ ﻓَﻄُﻮﺑَﻰ ﻟِﻠْﻐُﺮَﺑَﺎﺀِ

    “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.”
    (HR. Muslim no. 208)

    Sahabat bertanya, siapakah orang asing itu ya Rasul,
    Nabi shallallahu alaihi wa sallam menjawab:
    Mereka ialah orang-orang yang senantiasa melakukan perbaikan di tengah kerusakan.
    (HR. Ahmad) .

    Yang taat akan *asing* di tengah orang2 yang bermaksiat
    Yang bertauhid jadi *asing* di tengah orang2 yang musyrik

    So, jangan bersedih bila *dikatakan* aneh, asing, ngak modern, dll...
    *Bekal hidup di dunia dan akhirat hanya taat kepada Allah Ta'ala* ...

    #RapatkanBarisan

    BalasHapus
  32. # DUNIA SUDAH TERBOLAK BALIK #

    Indonesia mayoritas Islam, tapi yang paling disudutkan Muslim.

    Lebih serem yang pake cadar, dari pada yang pake rok mini.

    Lebih serem orang berjenggot, dari pada yang tatoan.

    Pake baju tauhid ditangkap, pake baju PKI ngak apa-apa.

    Lebih curiga sama yang rajin ibadah di mesjid, dari pada orang yang mabok-mabokan dan judi.

    Diduga teroris langsung tembak, bandar Narkoba Internasional bisa di nego.

    Lebih mentolelir aliran sesat, dari pada syariat.

    Dunia sudah kebolak balik?

    Yang nyunnah – radikal
    Yang nyeleneh – toleran

    Yang jilbab syar’i – ekstrem
    Yang ngak pake jilbab – cantik

    Yang menikah lagi - Penjahat
    Yang main pelacur - Biasa, lelaki

    Yang muda sholat 5 waktu – Waspadai
    Yang muda ngak sholat – masih muda

    Yang jenggotan rajin ke masjid – teroris
    Yang jenggotan rajin dugem – keren

    Yang ke majelis ta’lim pekanan – Fanatik
    Yang ke bioskop harian – gaul

    Yang hafal Al Qur’an 30 juz – militan
    Yang hafal banyak musik – hebat

    Yang anaknya di jilbabin – Keterlaluan dan melanggar HAM
    Yang anaknya pake rok mini – imutnya

    Yang pakai baju koko – sok alim
    Yang ngak pake baju – jantan

    Yang hariannya bicara Islam – sok ustadz
    Yang hariannya ghibah – up to date

    Media islam – radikal
    Media porno – kebutuhan
    .
    Buka Mata Hati Anda Wahai manusia!

    ﺑَﺪَﺃَ ﺍﻟْﺈِﺳْﻠَﺎﻡُ ﻏَﺮِﻳﺒًﺎ ﻭَﺳَﻴَﻌُﻮﺩُ ﻛَﻤَﺎ ﺑَﺪَﺃَ ﻏَﺮِﻳﺒًﺎ ﻓَﻄُﻮﺑَﻰ ﻟِﻠْﻐُﺮَﺑَﺎﺀِ

    “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.”
    (HR. Muslim no. 208)

    Sahabat bertanya, siapakah orang asing itu ya Rasul,
    Nabi shallallahu alaihi wa sallam menjawab:
    Mereka ialah orang-orang yang senantiasa melakukan perbaikan di tengah kerusakan.
    (HR. Ahmad) .

    Yang taat akan *asing* di tengah orang2 yang bermaksiat
    Yang bertauhid jadi *asing* di tengah orang2 yang musyrik

    So, jangan bersedih bila *dikatakan* aneh, asing, ngak modern, dll...
    *Bekal hidup di dunia dan akhirat hanya taat kepada Allah Ta'ala* ...

    #RapatkanBarisan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitulah cara syaitan mengadu manusia dgn wujud manusia.... Makanya yg berakal akan tahu islam itu bagaimana... Semoga salam dan rahmat Allah ta'ala selalu tercurahkan kepada qta....

      Hapus
    2. sangat setuju bro,,, ijin share

      Hapus
    3. Masya Allah... semoga masih ada jendral2 yg teguh imannya.
      Izin copas , mas.

      Hapus
  33. Setuju, orang di luar lebih objektif di banding orang di dalam.

    BalasHapus
  34. Sy sepaham atas pandangan jendral...
    Dan sy sangat bangga dg adanya penista agama...
    Sblm ada penista agama ummat islam, ormas islam tak perna akur...
    Dg adanya penista agama ini, sungguh luar biasa, harapan besar sy bangkit *islam bersatu tak bisa dikalahkan* krn ada kekuatan yg luar biasa saat ummat islam bersatu...

    Inilah yg di tunggu2 dunia islam...
    Sy berdoa semoga pak jendral masih sempat mengawal dan menyaksihan kejayaan islam nanti...

    Ini janji allah dan rosulnya atas pergiliran zaman yg berperadaban... bangsa asia wabil khusus melayu dan lbh khusus kitalah yg akan menerima amanah kepemimpinan islam ini...

    Mari kita ikut berperan aktif smg kita disebut dan dicatat sbg hamba ikut mempersiapkannya...

    BalasHapus
  35. Sy sepaham atas pandangan jendral...
    Dan sy sangat bangga dg adanya penista agama...
    Sblm ada penista agama ummat islam, ormas islam tak perna akur...
    Dg adanya penista agama ini, sungguh luar biasa, harapan besar sy bangkit *islam bersatu tak bisa dikalahkan* krn ada kekuatan yg luar biasa saat ummat islam bersatu...

    Inilah yg di tunggu2 dunia islam...
    Sy berdoa semoga pak jendral masih sempat mengawal dan menyaksihan kejayaan islam nanti...

    Ini janji allah dan rosulnya atas pergiliran zaman yg berperadaban... bangsa asia wabil khusus melayu dan lbh khusus kitalah yg akan menerima amanah kepemimpinan islam ini...

    Mari kita ikut berperan aktif smg kita disebut dan dicatat sbg hamba ikut mempersiapkannya...

    BalasHapus
  36. setujun jendral sepatutx jgn ada anak tiri n anak mas dlm hukum lo udh bgni mana penguasa.....

    BalasHapus
  37. Apakah bapak sudah melihat video aslinya pidato Ahok dan apa sebab Ahok sampai bereaksi demikian? Menurut saya apa yg terjadi adalah rivalitas politik yg didahului dng membawa bawa agama yg kemudian direaksi dng menangkis pada hal yg sama. Peristiwa rivalitas politik ini dieksploitasi seolah olah menjadi peristiwa agama.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anda sudah baca bukunya ahok thn 2008 ? Ahok juga melakukan penistaan agama islam dg ayat almaidah 51...tp baru terkuak skrg krn ahok mencoba mengulanginya kembali, tp Allah maha tahu dan Ahok kena teguran dari sang Maha Pencipta...

      Hapus
  38. Setuju Jenderal. Jangan alihkan ke politik.

    BalasHapus
  39. Mungkin beliau ini menginginkan agar pemerintahan dari presiden sampai bupati diduduki oleh Militer, sehingga kalau pensiunpun para petinggi militer masih dapat jabatan seperti jaman Suharto. Masa jenderal tdk bisa membedakan penistaan sama gejolak politik ?... Sy yakin ini permainan para elit politik dan pasti ada yang mendanai kalau ada aksi demonstrasi. Katanya mau ada demo bela islam , apanya islam yang perlu di Bela ?... kan 90 % penduduk negeri ini beragama islam mana ada yang berani menggangu islam di Indonesia.

    BalasHapus
  40. Setuju say pk jendral,mari kita Damai dgn,
    Hukum yg menghina agama hindu.
    Hukum yg menghina agama kristen.p
    Hukum yg menghina agama kristen.k
    Hukum yg menghina agama islam
    Mari jalankan UU secara adil jangan pilih kasih.

    BalasHapus
  41. Setuju say pk jendral,mari kita Damai dgn,
    Hukum yg menghina agama hindu.
    Hukum yg menghina agama kristen.p
    Hukum yg menghina agama kristen.k
    Hukum yg menghina agama islam
    Mari jalankan UU secara adil jangan pilih kasih.

    BalasHapus
  42. Sepakat dengan Argumen dari Puang Ledjen TNI Purnawirawan H Andi geerhan, terus terang kami masyarakat bawah yg masih awam dengan politik menjadi bingung. Di mana hampir semua media memberitakan tentang persatuan dan kebhinekaan yang harus di jaga. Di daerah Kami Tanah Bugis masih memegang teguh pedoman hidup yang di kenal terbagi atas 3 : 1. Sipakatau adalah sifat yang tidak saling membeda-bedakan. Maksudnya, semua orang sama. Tidak ada perbedaan derajat, kekayaan, kecantikan, dsb. Dalam kehidupan, kita tidak selayaknya membedakan orang-orang. Kita harus saling menghargai dan menghormati sesama. 2.Sipakainge adalah sifat dimana kita saling mengingatkan. Apabila ada diantara kita yang melakukan kesalahan apa salahnya kita saling mengingatkan. Dimana dengan tujuan dengan saling mengingatkan kita dapat merubah dan menghindari sifat-sifat tercela yang tidak disukai oleh Allah SWT. 3. Sipakalebbi adalah sifat saling menghargai sesama manusia. Kita sesama manusia, harus saling menghargai. Semua manusia ingin diperlakukan dengan baik.Saling menghargai, di Saling menghargai inilah yang diharapkan akan membawa manusia ke jalan yang benar. Jadi intinya adalah, apabila kita ingin diperlakukan dengan baik maka perlakukan pula orang lain dengan baik.
    Kami Masyarakat bawah merasa apabila Negara Kita Tercinta Ini masih Berpedoman dan Membudayakan Budaya Sipakatau,Sipakalebbi,Sipakainge dari Tanah Bugis ini, Negara Kita pasti tetap akan bersatu, aman dan tentram.

    BalasHapus
  43. Seandainya para penguasa itu seperti bapak..... saya setuju dengan bapak

    BalasHapus
  44. Sepakat dengan Argumen dari Puang Ledjen TNI Purnawirawan H Andi geerhan, terus terang kami masyarakat bawah yg masih awam dengan politik menjadi bingung. Di mana hampir semua media memberitakan tentang persatuan dan kebhinekaan yang harus di jaga. Di daerah Kami Tanah Bugis masih memegang teguh pedoman hidup yang di kenal terbagi atas 3 : 1. Sipakatau adalah sifat yang tidak saling membeda-bedakan. Maksudnya, semua orang sama. Tidak ada perbedaan derajat, kekayaan, kecantikan, dsb. Dalam kehidupan, kita tidak selayaknya membedakan orang-orang. Kita harus saling menghargai dan menghormati sesama. 2.Sipakainge adalah sifat dimana kita saling mengingatkan. Apabila ada diantara kita yang melakukan kesalahan apa salahnya kita saling mengingatkan. Dimana dengan tujuan dengan saling mengingatkan kita dapat merubah dan menghindari sifat-sifat tercela yang tidak disukai oleh Allah SWT. 3. Sipakalebbi adalah sifat saling menghargai sesama manusia. Kita sesama manusia, harus saling menghargai. Semua manusia ingin diperlakukan dengan baik.Saling menghargai, di Saling menghargai inilah yang diharapkan akan membawa manusia ke jalan yang benar. Jadi intinya adalah, apabila kita ingin diperlakukan dengan baik maka perlakukan pula orang lain dengan baik.
    Kami Masyarakat bawah merasa apabila Negara Kita Tercinta Ini masih Berpedoman dan Membudayakan Budaya Sipakatau,Sipakalebbi,Sipakainge dari Tanah Bugis ini, Negara Kita pasti tetap akan bersatu, aman dan tentram.

    BalasHapus
  45. Saya setuju dengan bapak..... kita bangsa dengan berbagai suku bangsa, bahasa, ras dan agama sudah sepatutnya kita saling menghormati..... seandainya para penguasa itu seperti bapak alangkah indahnya keberagaman budaya di indonesia

    BalasHapus
  46. Pribumi menistakan agama di tangkap baru di proses, nyolong ayam di tangkap di peroses di gebukin, ahok menistakan agama, tersangka tidak di tahan, apa benar rumor bahwa POLRI di kasi suntikan dana sehingga mandul tdk berkutik, mudah2an tdk bgitu, tapa faktanya tdk mau nangkap juga ?????

    BalasHapus
  47. rezim ini harus di turunkan di ganti dng tni yg jujur,amanah,dan cinta umat Islam alias pribumi.bukan untuk pencitraan saja.

    BalasHapus
  48. rezim ini harus di turunkan di ganti dng tni yg jujur,amanah,dan cinta umat Islam alias pribumi.bukan untuk pencitraan saja.

    BalasHapus
  49. sangat sangat setunu sekali dngan apa yg Jendral katakan..

    BalasHapus
  50. seandai nya para pemimpin kita punya wawasan dan cerdas seperti bapak , mungkin negeri ini aman dan damai ..

    BalasHapus
  51. sangat sangat setuju sekali dngan apa yg Jendral katakan..

    BalasHapus
  52. Pandangan yang jernih, objektif, cool. Begitulah jika kegelisahan sdh bertumpuk. Jika dirunut ke belakang, siapa yg memulai tak menghargai kebinekaan? Siapa yg memulai intoleransi? Siapa biangkerok yg menyebabkab ganjang-ganjing ini?

    BalasHapus
  53. Ketika pribumi berhadapan dengan hukum maka dengan bangganya mereka berkata "dgn gerak cepat kita bs meringkus" tp manakala aseng yg berbuat salah kepolisian pun jd corong sekaligus pngacaranya sibuk mencarikan saksi ahli untuk melepaskan dr jeratan hukum.

    BalasHapus
  54. Kami umat islam di indonesia tdk mau di hina

    BalasHapus
  55. Ma cit ka meunan, donya mandum. Hehe

    BalasHapus
  56. sangat amat setuju sekali bapak jenderal yg terhormat....semoga bpk selalu dalam lindunganNya. aamiin

    BalasHapus
  57. Rezim koplak...����������

    BalasHapus
  58. Semoga para penguasa di bumi pertiwi ini diberikan hidayah dan bisa berpikir jernih seperti Jendral....aamiin...

    BalasHapus
  59. Dengan adanya kasus penista agama sy jd sedih dan takut
    Sedih rasanya Al-quraan tidak ada pembelaan sama sekali padahal mereka semua awalnya di sumpah memakai al-quraan dan saya yakin nanti di akhirat mereka minta syafaat dari al-quraan jg
    Dan saya takut dikala sudah tidak ada yg membela al-quraan azab Allah SWT akan turun maka jabatan harta kesenangan duniawi semua musnah.
    Berbanggalah kalian semua hai penguasa
    Bertepuk dadalah kalian semua hai pemimpin
    Azabmu merindukan kalian semua orang2 munafik

    BalasHapus
  60. Benar sekali pak. Jika keadilan ditegakan di NKRI ini, jika semua sama dimata hukum tidaka akan ada yg berani mengusik NKRI ini, karna semua merasa sama dan merasa satu satu tanah air satu bangsa satu tumpah darah yaitu indonesia.

    BalasHapus
  61. Dengan adanya kasus penista agama sy jd sedih dan takut
    Sedih rasanya Al-quraan tidak ada pembelaan sama sekali padahal mereka semua awalnya di sumpah memakai al-quraan dan saya yakin nanti di akhirat mereka minta syafaat dari al-quraan jg
    Dan saya takut dikala sudah tidak ada yg membela al-quraan azab Allah SWT akan turun maka jabatan harta kesenangan duniawi semua musnah.
    Berbanggalah kalian semua hai penguasa
    Bertepuk dadalah kalian semua hai pemimpin
    Azabmu merindukan kalian semua orang2 munafik

    BalasHapus
  62. Dengan adanya kasus penista agama sy jd sedih dan takut
    Sedih rasanya Al-quraan tidak ada pembelaan sama sekali padahal mereka semua awalnya di sumpah memakai al-quraan dan saya yakin nanti di akhirat mereka minta syafaat dari al-quraan jg
    Dan saya takut dikala sudah tidak ada yg membela al-quraan azab Allah SWT akan turun maka jabatan harta kesenangan duniawi semua musnah.
    Berbanggalah kalian semua hai penguasa
    Bertepuk dadalah kalian semua hai pemimpin
    Azabmu merindukan kalian semua orang2 munafik

    BalasHapus
  63. mantap jendral, kami pribumi tidak takut dengan ancaman siapapun termasuk aseng2 ataupun yajudud majuj

    BalasHapus
  64. Pemimpin yg tidak amanah !!
    Keterlaluan masa kesalahan yg sudah sangat nyata masih terus dikaji ditimbang....yg pada akhirnya dipaksakan tidak bersalah...astagfirullah.....semoga Allah swt memberikan hidayah utk para pemimpin2 negeri ini.....aamiin ya allah.....

    BalasHapus
  65. Sama saya juga amat sangat heran dengan si Hoak ini kok bisa dibela mati matian oleh Penguasa memangnya apa sih jasa si Hoak untuk Negara ini, yang ada si HOAK justru mengancam keutuhan NKRI

    BalasHapus
  66. Benar pak jenderal..yg kami minta,,kami umat islam di indonesia ini bkn negara..tp tangkap ahok dan adili dan vonis dan jebloskn ahok ke penjara..ahok laknatullah

    BalasHapus
  67. Benar jenderal..yang kami minta,kami umat islam di indonesia ini bkn negara tp ahok ditangkap dipenjarakan di adili di vonis dan dipenjarakan..ahok laknatullah..sudah habis kesabaran kami melihat pemimpin yg munafik

    BalasHapus
  68. Says sangat setuju.. Bila ahok msih bebas.. JOKOWI YG HRUS TANGGUNG AKIBAT NYA.. CAM KAN ITU

    BalasHapus
  69. Lenserkan PEMIMPIN dholim . klo MASIH membela penista agama.. AHOK MASIH BEBAS.. JOKOWI YG WAJIB TGGUNG AKIBATNYA

    BalasHapus
  70. Hormat n penghargaan untuk bpk jendral yang bukan hanya mengerti aspirasi rakyat tapi juga berani menperjuangkannya..!!

    BalasHapus
  71. Hormat n penghargaan untuk bpk jendral yang bukan hanya mengerti aspirasi rakyat tapi juga berani menperjuangkannya..!!

    BalasHapus
  72. Betul Pak Jendral.....mikirnya kelewat batas, jauh amet mikirnya.....
    Ga mungkin indonesia belah belahan lahan hanya karna ahok di kerangkeng karna musabab mulutnya kaya kaleng rombeng....
    Umat islam pasti lebih di depan untuk mempertahankan Negara ini,.........
    Kalau hemat saya....sudahilah ...
    Ga usah malu malu meong....
    Adili...seadil adilnya....bila bersalah jebloskan ke penjara....
    Ini baru gubernur...sadam husen saja bersalah di gantung bro......
    Saya yakin ma§ih banyak ahok ahok yg lain...yg lebih santun kalàu bicara, yg lebih bijaksana kalau bertindak, yang lebih baik akhlaknya, kita tau ahok jg banyak kesandung masalah kok, sumber waras, reklamasi pantai.....
    Jadi menurut saya ga bersih bersih amet....trims Jendral atas pencerahannya.....

    BalasHapus
  73. sepakat pak...
    kami yg mencari keadilan kami didi takut takuti dengan kekuasaan...
    di kira rakyat gk punya nyali mungkin hehe...
    polisi kebanyakan makan uang ahok makanya berkelit kelit ngurus kasusnya.tnp tekanan dr rakyat yg turun demo pasti ujung ujung bebas seperti kasus BG

    BalasHapus
  74. Saya bolak balik baca, bolak balik memahami , dan bolak balik meresapi dan memaknai dengan hati dari pendapat jendral. Dan saat itu pulalah 100% saya sependapat dengan pendapat jendral. Mudah mudahan selalu dijaga kebersihan hati kita semua amiin

    BalasHapus
  75. Setuju pak jendral...
    Untuk atribut tactical berkualitas bisa mampir disini gan

    https://m.facebook.com/Packart-Zone-954726044632809/?ref=bookmarks

    BalasHapus
  76. Setuju jendral...
    Tactical gear berkualitas mampir dimari gan
    https://m.facebook.com/Packart-Zone-954726044632809/?ref=bookmarks

    BalasHapus
  77. Ahok layak dihukum sesuai hukum yg berlaku titik. DAN juga kita harus adil sbagai bangsa indonesia dan pancasila sbagai lambang negara juga layak kita bela maka selayaknya juga si penista pancasila kita biarkan saja, apa kalian stuju atau tidak karna dia habaib kah atau apa mari jangan saling salah menyalahkan dan munafik mengartikannya, pembenaran Dr apapun agamanya tetap salah jadi stop Beropini, kalo ulama penista dibela atau ahok penista jg dibela... Nilainya Dr nurani kalian karna sesuai religi masing" ...kalo spt itu nilai yg kalian ucap brarti..... Apa lacur kita smua ini adalah MUNAFIK BERKEPENTINGAN. #SAVE NKRI dan pancasila landasan hukum yg resmi sbagai panglima demi anak cucu kita nanti.

    BalasHapus
  78. Ahok layak dihukum sesuai hukum yg berlaku titik. DAN juga kita harus adil sbagai bangsa indonesia dan pancasila sbagai lambang negara juga layak kita bela maka selayaknya juga si penista pancasila kita biarkan saja, apa kalian stuju atau tidak karna dia habaib kah atau apa mari jangan saling salah menyalahkan dan munafik mengartikannya, pembenaran Dr apapun agamanya tetap salah jadi stop Beropini, kalo ulama penista dibela atau ahok penista jg dibela... Nilainya Dr nurani kalian karna sesuai religi masing" ...kalo spt itu nilai yg kalian ucap brarti..... Apa lacur kita smua ini adalah MUNAFIK BERKEPENTINGAN. #SAVE NKRI dan pancasila landasan hukum yg resmi sbagai panglima demi anak cucu kita nanti.

    BalasHapus
  79. Bukan persoalan runtuhnya negara, sampai Ahok tidak di tahan. Memang Ahok tidak bersyarat di tahan... Begitu Pak Andi Gerhan Lantara. Tapi dimaklumi kalau Anda tidak faham, karena Anda dari TNI yg bukan penyidik dan bukan Polisi yg sangat faham duduk masalahnya.

    BalasHapus
  80. setuju saya dgn bapak sebagai mantan pejabat negara...

    BalasHapus
  81. saya setuju dgn bapak sebagai mantan pejabat negara

    BalasHapus
  82. Korupsi Qur'an yg meliputi lbh dari 6000 ayat tidak dianggap Penistaan, sdgkan 1 ayat udah nista, anda bukan umat yg Goblok bukan?!

    BalasHapus
  83. Korupsi Qur'an yg terdiri dari 6000 lbh ayat tidak anda nistakan ( jelas), tapi 1 ayat yg sebenarnya sebagai wujud kekesalan Ahok karena ayat itu selalu dipakai oleh lawan nya disetiap kesempatan ceramah, sdh dianggap nista! Anda bukan orang yg bodoh bukan?! Benar sebagai umat wajib menyampaikan biarpun hanya 1 ayat, tapi beribu ribu ayat ttg kebaikan ( fastabiqul khairaat) juga wajib disampaikan!

    BalasHapus
  84. Korupsi Qur'an yg terdiri dari 6000 lbh ayat tidak anda nistakan ( jelas), tapi 1 ayat yg sebenarnya sebagai wujud kekesalan Ahok karena ayat itu selalu dipakai oleh lawan nya disetiap kesempatan ceramah, sdh dianggap nista! Anda bukan orang yg bodoh bukan?! Benar sebagai umat wajib menyampaikan biarpun hanya 1 ayat, tapi beribu ribu ayat ttg kebaikan ( fastabiqul khairaat) juga wajib disampaikan!

    BalasHapus
  85. Mainkan Jendral.....
    Kata bapa sayah
    "Tentara mah manunggal rakyat lain manunggal pejabat "

    Lamun pejabat pemerintah gs t bisa dipercaya...bagean TNI nu memenerna..

    BalasHapus
  86. Kami setuju agar orang yg melakukan penistaan agama HARUS DI TAHAN supaya masing2 agama bisa saling menghormati & Bhineka Tunggal Ika tetap terjaga...MERDEKAAA!!!

    BalasHapus
  87. mantap ni baru orang Indonesia , kami bangga jika para Jenderal gaya kini

    BalasHapus
  88. ni baru jenderal produk Indonesia asli, kami bangga dengan jendral kaya gini

    BalasHapus
  89. hati hati dan waspada comment di media , pasukan cyber bayaran akan menyerang anda , demi rupiah mereka menjual bangsa , namun yakinlah kebenaran adalah kebenaran

    BalasHapus

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: Letjen TNI Andi Geerhan Lantara: Jika Ahok Ditahan, Saya Tidak Percaya Kalau Indonesia akan Runtuh Rating: 5 Reviewed By: Almaidah Online