728x90 AdSpace

Latest News
Sunday, June 18, 2017

Jelang Lebaran Produk Cina Banjiri Pasar Dalam Negeri

SundaPos.Com | Jelang Lebaran  Idulfitri, pengawasan, pemeriksaan dan penegakan hukum terhadap barang beredar harus ditingkatkan. Sebab, selain produk dalam negeri yang produk-produk asing/import, terutama asal Cina membanjiri pasar domestik.

Menurut Direktur LBH Konsumen Indonesia sekaligus Dosen Hukum Bisnis dan Perlindungan Konsumen Pascasarjana Universitas Pasundan Dr. Firman Turmantara, SH,S.Sos,M.Hum, dari produk-produk impor yang masuk ke Indonesia, produk Cina ini memang lebih unggul dari produk negara lain juga dengan produk dalam negeri, karena harganya murah meskipun soal kualitas belum tentu dijamin.

Sementara kebanyakan karakter konsumen kita lebih banyak memilih harga murah dibandingkan soal kualitas.

“Dengan semangat yang tinggi untuk mendapatkan market share yang besar, Cina telah menyusun agenda ekspansi pasar dunia/global secara besar-besaran dan berdasarkan UU No. 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK), demi menjaga keamanan dan keselamatan konsumen, ada 13 item yang wajib ditaati produk-produk asing,” katanya, hari ini.

Ke 13 item itu, kata Firman adalah, diantaranya produk-produk asing harus memenuhi atau sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dan ketentuan peraturan perundangundangan, sesuai dengan berat bersih, isi bersih atau netto, dan jumlah dalam hitungan sebagaimana yang dinyatakan dalam label atau etiket barang tersebut, sesuai dengan ukuran, takaran, timbangan dan jumlah dalam hitungan menurut ukuran yang sebenarnya.

Lalu sesuai dengan kondisi, jaminan, keistimewaan atau kemanjuran sebagaimana dinyatakan dalam label, etiket atau keterangan barang dan/atau jasa tersebut, sesuai dengan mutu, tingkatan, komposisi, proses pengolahan, gaya, mode, atau penggunaan tertentu sebagaimana dinyatakan dalam label atau keterangan barang dan/atau jasa tersebut, sesuai dengan janji yang dinyatakan dalam label, etiket, keterangan, iklan atau promosi penjualan barang dan/atau jasa tersebut.

“Kemudian produk-produk asing meski mencantumkan tanggal kadaluwarsa atau jangka waktu penggunaan/pemanfaatan yang paling baik atas barang tertentu mengikuti ketentuan berproduksi secara halal, sebagaimana pernyataan "halal" yang dicantumkan dalam label, memasang label atau membuat penjelasan barang yang memuat nama barang, ukuran, berat/isi bersih atau netto, komposisi, aturan pakai, tanggal pembuatan, akibat sampingan, nama dan alamat pelaku usaha serta keterangan lain untuk penggunaan yang menurut ketentuan harus dipasang/dibuat,” bebernya.

Pertanyaannya siapa yang bisa dimintai pertanggung jawaban atas produk import yang merugikan konsumen ?

“Menurut ketentuan UUPK, importir barang bertanggung jawab sebagai pembuat barang yang diimpor apabila importasi barang tersebut tidak dilakukan oleh agen atau perwakilan produsen luar negeri. Oleh karena itu terhadap produk impor tersebut diperlukan pengawasan yang optimal,” imbuh Dr. Firman.

Optimal disini kata Firman adalah dengan pengawasan terhadap produk impor/barang beredar serta penerapan ketentuan peraturan perundang-undangannya diselenggarakan oleh pemerintah, masyarakat, dan lembaga perlindungan konsumen swadaya masyarakat. Pengawasan juga dilakukan dalam proses produksi, penawaran, promosi, pengiklanan, dan penjualan barang dan/atau jasa. Atau dalam tahap proses peredaran, distribusi maupun dalam penjualan/persediaan produk.

Sumber : Gala




  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: Jelang Lebaran Produk Cina Banjiri Pasar Dalam Negeri Rating: 5 Reviewed By: Sunda Pos