728x90 AdSpace

Latest News
Saturday, July 15, 2017

Soal Perppu 2/2017, Fahri Hamzah: Mari Bersatu, Jangan Mau Dikebiri

SundaPos.Com | Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengkritik Presiden Joko Widodo soal Perppu 2/2017 tentang Ormas. Bila Perppu itu ternyata diterima DPR, Fahri siap ikut menggugat ke Mahkamah Konstitusi.

"Saya yakin, kalau masuk pembahasan, tidak ada fraksi yang mendukung. Sekali ini diundangkan, dalam intimidasi, pasti akan dilawan masyarakat," kata Fahri di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/7/2017).

Tak hanya itu, melalui akun @Fahrihamzah tokoh muda ini pun menyampaikan sejumlah perlawanan, berikut ciutannya di twitter:

"Mari bersatu...Jangan mau dikebiri..."

"Anak cucu bangsa Indonesia layak terus mewarisi kebebasan..sebab itu masa depan bangsa kita.."

"Umurnya sudah tidak lama...kurang dari 2 tahun...saya tidak akan meninggalkan hutang tirani..kebebasan wajib  diperjuangkan."

"INDONESIA sekarang tidak lagi bisa menerima pemimpin yang gamang di depan kerumitan dan kompleksitas.."

"Saya tahu ini soal keterbatasan nalar soal demokrasi...persiapkanlah diri untuk diganti..."

"Padahal jika penguasa sudah kewalahan dalam mengelola kompleksitas demokrasi maka serahkanlah kepada generasi baru..."

"Sebab negara yang meregulasi secara sepihak perampasan hak adalah negara yang akan berbuat jahat..siapapun yang memimpin."

"Memperjuangkan kembali kebebasan kita adalah jihad melawan kejahatan negara...yang akan terjadi..."

"Kami eksponen reformasi  tidak akan membiarkan negara mengambilnya kembali dan kami akan memperjuangkannya seperti dulu."

"Kemerdekaan berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat baik secara lisan maupun tulisan telah dilindungi mutlak.."

"Pak jokowi yth, Kami turun ke jalan untuk menentang negara yang bekerja melalui jalan pintas.. mengorbankan hak2 rakyat.."

"Saya tidak rela pancasila didominasi maknanya oleh pejabat2 yang sedang berkuasa..dengan segala maaf saya akan lawan!"

"Dalam negara demokrasi negara tidak membuat tafsir resmi ideologi apalagi menuduh benar salah.. negara hadir memedia perdebatan.."

"Dalam negara demokrasi negara juga dikelola manusia yang bisa berbuat kesalahan dan korupsi.. negara bisa berbuat salah dan dikalahkan."

"Dalam negara demokrasi negara tidak meletakkan diri di atas rakyat..negara tidak mendominasi kebenaran dan tafsir...
Perpu ini berlandas pada curiga kepada rakyat...juga kepada kelompok masyarakat...ini cara berpikir negara  otoriter...

"Rezim ini telah kehilangan akal untuk mengelola kompleksitas keadaan...menganggap jalan pintas pembubaran akan tertibkan keadaan.."

"Ternyata itu terjadi sekarang, Di tangan seorang presiden sipil yang tidak nampak punya bakat menjadi tyran...tapi terjadi!"







  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: Soal Perppu 2/2017, Fahri Hamzah: Mari Bersatu, Jangan Mau Dikebiri Rating: 5 Reviewed By: Sunda Pos