KABAR TERBARU

Selasa, 12 September 2017

Yusril: Buni Yani hanya mengutip omongan pak Ahok, Itu Bukan Tindak Pidana


SundaPos.Com | Pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra mengatakan, pasal 32 ayat 1 UU no 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang didakwakan jaksa kepada Buni Yani tidak mengandung unsur pidana. Unsur pidana hanya terdapat pada pasal 32 ayat 3.

Hal itu disampaikan Yusril saat menjadi saksi ahli dalam sidang lanjutan kasus dugaan ujaran kebencian dan pelanggaran UU ITE dengan terdakwa Buni Yani di Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Bandung, Jalan Seram, Selasa (12/9/2017).

"Saya berpendapat ayat satu itu tidak bisa dipidana kalau dia orang meng-quote lalu dia menambah atau mengurangi apa yang ditulis oleh orang lain. Kecuali itu berisi fitnah atau pemutar balikan yang berbuah permusuhan, tapi itu tidak bisa dipidana berdasarkan pasal 32 dari UU ITE ini. Pasal-pasal pemidanaannya ada di pasal 47 atau 48 kalau tidak salah," katanya.

Selain itu, menurut Yusril, pasal 28 UU ITE yang juga didakwakan jaksa kepada Buni kurang tepat. Pasal tersebut berkaitan dengan seseorang memberitakan hal bohong, atau menimbulkan permusuhan, SARA dan lain-lain.

"Ini kan bukan Buni Yani, Buni Yani hanya mengutip omongan pak Ahok," terangnya.

Yusril berpendapat, penerapan pasal dalam UU ITE yang didakwaan Buni Yani memang membutuhkan penafsiran. Majelis hakim yang harus menafsirkan norma-norma itu seadil-adilnya bagi Buni Yani.

"Terutama apakah yang didakwakan itu delik formil atau delik materil, UU tidak tegas menyebutkan hal itu, tapi pasal 36 mengatakan bahwa apa yang diatur dalam pasal 27 sampai 34 itu harus menimbulkan akibat sesuatu kepada masyarakat. Nah, kalau harus menimbulkan akibat, maka delik itu harus delik materil. Tapi kalau delik formil, itu akibat tidak perlu terjadi," ujarnya.

Disinggung ihwal dakwaan jaksa terdapat kelemahan, Yusril mengatakan, ada kelemahannya. Tapi hakim tidak bisa menolak perkara yang sudah diajukan.

"Lemah tidak dakwaan, ya tergantung jaksa dan advokat berhasil tidaknya membuktikan dakwaannya atau advokat bisa tidak dia menyanggah dengan alasan hukumnya," katanya.

Seperti diketahui, Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dipimpin Andi Muhammad Faufiq, telah mendakwa Buni Yani dengan pasal pasal 32 ayat 1 jo pasal 48 ayat 1 Undang - Undang RI nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Eleltronik jo Undang - Undang RI nomor 19/2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11/2008 tentang ITE.

Juga dengan pasal 28 ayat 2 jo pasal 45 ayat 2 Undang - Undang RI nomo 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Eletronik (ITE) jo pasal 45 huruf A ayat 2 Undang - Undang RI nomor 19/2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11/2008.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: Yusril: Buni Yani hanya mengutip omongan pak Ahok, Itu Bukan Tindak Pidana Rating: 5 Reviewed By: Almaidah Online