Header Ads

Anies–Sandi Dilantik, Dedi Mulyadi Harap Jakarta Bisa Berbagi


SundaPos.Com |
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno dilantik hari ini Senin (16/10) di Istana Negara, Jakarta. Peralihan kepemimpinan di Ibu Kota ini mengundang perhatian dari Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Dedi mengucapkan selamat atas pelantikan pasangan yang diusung oleh Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera tersebut. Ia mengatakan tugas baru telah menanti keduanya dan berharap Jakarta dibawah kepemimpinan Anies – Sandi mau berbagi dengan daerah tetangga.

Selama ini, menurut pria yang sudah dua periode memimpin Purwakarta itu, Jakarta hidup dari hasil jerih payah hampir seluruh daerah di Indonesia. Mulai dari pemerintahan hingga politik dan keuangan, semua berpusat di Jakarta.

“Selamat untuk Pak Anies dan Pak Sandi, pemimpin Jakarta yang baru. Semoga Jakarta mau berbagi dengan tetangga. Di Jakarta mah kan serba ada, mulai dari pemerintahan, politik dan ekonomi, semua ditentukan di Jakarta,” kata Dedi di rumah dinasnya, Jalan Gandanegara No. 25, Senin (16/10).

Karena hal tersebut, Dedi menilai sudah saatnya Jakarta ikut memperhatikan daerah penyangga dan daerah tetangganya.

Ia mencontohkan Purwakarta yang menjadi daerah penjaga aliran Sungai Citarum dan mencegah banjir di daerah utara termasuk Jakarta. Selain itu, selama ini Purwakarta juga menjadi pemasok air minum untuk daerah Jakarta via Waduk Jatiluhur.

“Kalau seperti ini kan Jakarta harus bekerja sama untuk menjaga hutan di daerah hulu Sungai Citarum, ikut menjaga konservasinya karena Jakarta ikut berkepentingan. Air minum juga kan dari kita di Purwakarta via Waduk Jatiluhur,” katanya menambahkan.

Terkait mobilitas orang dan barang pun pria yang kini selalu mengenakan peci hitam, kemeja putih lengkap dengan celana jeans itu memberikan usul. Menurut dia, kantong-kantong pertumbuhan di sekitar Jakarta harus mulai dibuka untuk mencegah penumpukan orang dan barang.

“Terminal itu harus ditaruh di daerah luar Jakarta. Pasar induk juga. Saya kira ini membantu meringankan beban Jakarta. Kemacetan tidak akan separah sekarang jika ini dilakukan,” pungkasnya. (Foto: Skompas/Agus3)

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.