Header Ads

29 Rumah di Panyileukan Rusak Dihantam Puting Beliung


SundaPos.Com |
Sebanyak 29 rumah di wilayah Kecamatan Panyileukan mengalami kerusakan akibat angin puting beliung yang terjadi bersamaan dengan derasnya hujan pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB. Kerusakan rumah kebanyakan terjadi pada atap dengan genting-genting yang beterbangan.

Pada saat kejadian angin puting beliung dengan skala yang cukup besar terjadi disertai dengan hujan yang cukup besar. Kuatnya angin puting beliung menyebabkan atap-atap rumah warga terbawa sehingga kerusakan pada runab warga tidak bisa dihindari.

"Alhamdulilah tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini, meski 29 rumah mengalami kerusakan yang kebanyakan pada atap karena genting yang terbawa angin," ungkap Kepala UPT Bandung Timur Diskar PB Kota Bandung, M. Yusuf Hidayat di lokasi kejadian, RW 02, Kelurahan Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, Senin (6/11/2017).

Berdasarkan pendataan yang dimiliki oleh pihaknya, sejauh ini jumlah bangunan yang terdampak yakni 29 bangunan dengan 14 rumah yakni asbes, 10 rumah genting, 3 rumah seng bergelombang, 1 rumah fiber dan 1 MCK umum.

Sementara jumlah warga yang terkena yakni 39 Kepala Keluarga (KK) dengan total 125 jiwa. Kendati para warga yang terkena masih bisa menempati rumahnya dengan perbaikan seadanya.

"Jumlah kerugian total belum dapat diketahui karena masih terus dilakukan pendataan. Tapi kami berkoordinasi dengan aparat kewilayahan setempat termasuk dinas terkait untuk melakukan pendataan," katanya.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan PLN untuk memantau jaringan listrik dirumah warga karena dikhawatirkan terjadi arus pendek.  Juga dengan PDAM dalam rangka menyediakan air bersih bagi warga.

"Kejadian ini mengingatkan kita pada tahun 2014 lalu yang terjadi di wilayah Bandung Timur juga. Dimana dengan skala angin yang cukup besar dan hujan yang deras menyebabkan angin puting beliung," tambahnya.

Sumber : GalaMedia

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.