Header Ads

Bawaslu: Maksimal Sumbangan Kampanye Rp. 750 juta


SundaPos.Com |
Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Barat, mengingatkan kalangan pengusaha berbadan hukum swasta, perihal batasan nominal sumbangan kampanye bagi para kandidat Pilkada maupun Pilgub yang dilaksanakan pada 2018 di wilayah tersebut.

"Sumbangan dari perusahaan berbadan hukum swasta dibatasi maksimal Rp 750 juta, sementara perorangan sumbangan maksimal Rp 75 juta. Tidak boleh lebih dari itu," kata Kepala Bawaslu Jabar, Harminus Koto di Bekasi, Selasa (21/11/2017).

Menurutnya seperti dilansirkan Antara, tidak ada larangan bagi perusahaan berbadan hukum swasta maupun perorangan untuk memberikan sumbangan dana kampanye. Sebab, hal itu telah diatur oleh Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No5 Tahun 2017 Pasal 7 tentang dana kampanye.

Sumbangan dana kampanye yang tidak diperbolehkan adalah yang bersumber dari keuangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Harminus menjelaskan, setiap pasangan calon peserta Pilkada maupun Pilgub wajib memberikan laporan catatan dana kampanye beserta sumbernya. "Laporan itu akan menjadi bahan evaluasi kami perihal potensi sumbangan dana kampanye yang melebihi batas maksimal," katanya.

Bila pihaknya mendapati ada sumbangan dana kampanye yang melebihi batas maksimal, maka sisa sumbangan itu akan dikembalikan ke kas negara.

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.