Header Ads

Pelayanan Rumah Sakit SMC Pemkab Tasikmalaya Dikeluhkan Keluarga Pasien


SundaPos.com | Pelayanan RS. Singaparna Medica Citra Utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya diduga kurang memberi pelayanan terhadap keluarga pasien. Akibatnya, hal ini dikeluhkan oleh beberpa keluarga pasien yang hendak membesuk keluarganya yang sedang menjalani perawatan.

Selain hal tersebut, salah satu oknum satpam atau security yang sedang bertugas di RS. SMS terkesan arogan dan kurang sopan saat melayani keluarga pasien yang hendak membesuk keluarganya.

Kristina, salah satu keluarga pasien yang hendak membesuk salah satu keluarganya atas nama Putri Emilia yang sedang menjalani perawatan inap di RS. SMS merasa dipersulit oleh oknum security yang berjaga,

"Saya merasa kecewa oleh pelayanan dan perilaku security yang bertugas didalam, pada saat saya hendak membesuk saudara saya yang dirawat diruang madinah kamar nomor 3 batc 1 atas nama. Putri Emilia yang sudah 4 hari dirawat disini dipersulit dan diusir oleh security dengan alasan bukan jam besuk," Ungkapnya

Tak hanya itu, kristina pun merasa sangat kecewa dengan ucapan yang dilontarkan oknum security tersebut saat meminta tolong mengantarkan makanan dan pakaian pasien kalau memang dirinya tidak diperbolehkan masuk.

" Maaf Bu, security disini bukan untuk melayani pasien, apalagi mengantarkan makanan dan pakaian pasien" Ungkap security kepada Kristina sembari nada meledek.

Sementara Bambang, salah satu suami pasien yang sedang berjaga didalam kamar ruang pasien menemani istrinya merasa kecewa oleh pihak rumah sakit, pasalnya dirinya tidak bisa keluar untuk mengambil keperluan istrinya yang sudah dibawakan oleh keluarganya diluar.

"Saya tidak bisa keluar karena pintunya dikunci dari luar, bagaimana saya bisa konsultasi dengan perawat kalau ada apa-apa kepada istri saya, sedangkan untuk mengambil pakaian istri saya saja tidak bisa dan dikurung didalam," Ungkap Bambang dengan nada sedih.

Ketika hal ini dikonfirmasi ke manajemen Rumah Sakit melalui nomor (0265) 543456 hanya dijawab oleh seorang perempuan yang enggan menyebutkan namanya, saat dikonfirmasi lewat seluler, pihak Rumah Sakit menjawab kalau hal itu sudah menjadi aturan disini.

" Maaf pak, itu sudah aturan disini dan yang buat peraturan adalah Pemerintah Kabupaten, jadi sekalipun President ya harus ikuti aturan disini, jadi bapak jangan menggertak," Ungkapnya sembari menutup telpon.

Sementara Direktur RS. Singaparna Medika Citra Utama (SMC) atas nama Dr. H. Asep Nursyamsi M.MKes saat dikonfirmasi lewat seluler miliknya dengan nomor ponsel 081214800XXX tidak ada jawaban setelah beberapa kali dihubungi, lewat pesan whatsap miliknya pun tidak ada tanggapan terkait perilaku oknum security dan pelayanan yang dikeluhkan masyarakat tersebut.

Jurnalis : Chandra FS

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.