Header Ads

Pemkab Bekasi awasi Pekerja Asing Asal China di Kota Meikarta


SundaPos.com | Maraknya pekerja asing di Jawa Barat mendorong Pemerintah Kabupaten Bekasi melakukan pengawasan terhadap tenaga kerja asing yang bekerja di proyek pembangunan Kota Meikarta.

Demikian hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bekasi, Ahmad Kosasih kepada awak media kemarin.

Ahmad menyatakan bahwa pihaknya sudah menerima data pekerja asing yang bekerja di proyek pembangunan meikarta, berdasarkan laporan jumlahnya ada 40 tenaga kerja asing yang berasal dari Republik Rakyat China (RRC).

"Ya, berdasarkan laporan yang masuk ada 40 orang tenaga kerja asing itu merupakan staf ahli dalam proyek pembangunan kota yang diklaim sebagai kota modern dan terlengkap," katanya pada Kamis (7/12).

Sejauh ini sejumlah perusahaan kerap mendatangkan tenaga kerja asing di wilayah hukum Pemkab Bekasi, oleh karenanya pihaknya akan terus melakukan pengawasan, hal ini untuk menghindari adanya tenaga kerja ilegal di dalam proyek pembangunan kota meikarta.

Terkait dugaan tenaga kerja asing ilegal, Ahmad Kosasih menyebut pihaknya telah bekerjasama dengan imigrasi setempat. Hal tersebut berdasarkan fakta dilapangan, seperti yang terjadi beberapa bulan lalu pihaknya menemukan tenaga kerja ilegal yang bekerja sebagai tenaga kerja kasar dan langsung diproses ke imigrasi.

Ahmad menegaskan bahwa akan dilakukan proses tegas, terhadap perusahaan yang mempekerjakan tenaga asing ilegal.

"Tentu akan kita tindak sesuai dengan undang-undang yang berlaku," pungkasnya. (R-07)


No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.