Header Ads

ELO Dituntut JPU Setahun Penjara


SundaPos.com | Kendati terdakwa dan keluarga sudah minta permohonan rehabilitasi, namun musisi muda Marcello Tahitoe atau Elo (34), tetap dituntut setahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Tuntutan itu dinilai tepat, karena sebagai bentuk pertanggungjawaban dari perbuatannya. Apalagi Elo dianggap tidak membantu program Pemerintah di dalam pemberantasan Narkoba.

Elo yang bersama rekan terdekatnya, yakni Diego Maradona Tampubolon, telah menggunakan narkoba golongan satu berupa ganja. Kedua terdakwa kemudian dituntut pidana dengan pasal 127 ayat (1) jo pasal 55 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

​”Ancaman penjaranya satu tahun. Dikurangi selama masa tahanan yang sudah dijalani. Kemudian diharuskan membayar denda sebesar Rp 5 ribu,” tutur Irwan, Hakim Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Sedangkan Herlangga selaku JPU menuturkan bahwa tuntutan satu tahun penjara sudah tepat. “Elo itu public figure. Seharusnya jadi contoh. Tapi ini malah melakukan perbuatan melawan hukum,” katanya.

Selaku kuasa hukum Elo, Chris Sam Siwu, memberikan pembelaan. “Tuntutan bagi Elo terlalu berat. Seharusnya, direhabilitasi. Sebab, barang buktinya, tidak sampai 0,5 gram,” kata Chris. (Aldi)

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.