Header Ads

Pemerintah Resmi Larang Penumpang Pesawat Bawa Powerbank 160 Wh


SundaPos.Com | Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional (IATA) mengeluarkan aturan pembatasan membawa power bank atau pengisi daya ke kabin pesawat.

Dalam aturan itu, penumpang hanya boleh membawa power bank dengan kapasitas 100 Wh. Sedangkan, kapasitas antara 100-160 Wh perlu persetujuan pihak maskapai untuk di bawa ke kabin pesawat. Sementara di atas 160 Wh dilarang.

Kapolres Bandara Soekarno Hatta, Kombes Ahmad Yusep Gunawan menegaskan, kepolisian akan mengikuti aturan bandara mengenai power bank.

Ahmad menjelaskan, Polri akan patuh pada keputusan Aviation Security karena tanggung jawab peraturan ada di sana.

Ia juga memastikan bahwa Polri akan melakukan razia terhadap penumpang yang membawa power bank melebihi kapasitas yang ditentukan.

"Kami akan bersinergi untuk membantu pihak Avse, khususnya untuk lakukan penertiban. Tapi saya akan fokuskan dan optimalkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih bersiap-siap dan efisien," katanya, seperti dikutip dari Tirto. Id

Ahmad mengaku akan lebih mengedepankan sosialisasi sebelum aturan ditetapkan. Sejauh ini, ia belum mengetahui apakah pihak bandara sudah memberlalukan larangan power bank berkapasitas besar atau belum.

"Untuk aturan ini kami akan koordinasikan sejauh mana peraturan ini diberlakukan dan sosialisasinya nanti akan segera kami bantu untuk sosialisasi ke masyarakat dan menyampaikan maksud dan tujuan agar masyarakat paham," tegasnya.

Menurut Ahmad, membawa power bank berkapasitas besar menjadi viral setelah alat pengisi daya gawai itu meledak di negara Tiongkok. Atas dasar itu, ia menilai pemberlakuan aturan ini sudah wajar demi aspek keselamatan penumpang.

"Karena kami antisipasi untuk keselamatan penerbangan makanya Pak Presiden Direktur [Angkasa Pura] pernah sampaikan dalam upacara bahwa keselamatan adalah vital utama dalam pelayanan kelancaran penerbangan," katanya lagi.

Sementara Pihak penanggungjawab pelayanan Bandara Soekarno Hatta, Angkasa Pura II melalui akun resmi Twitternya mengatakan, aturan pelarangan membawa power bank sudah diperkuat dengan Peraturan Menteri Perhubungan pada 9 Maret 2018.

"Sehubungan dengan maraknya informasi larangan membawa powerbank bagi penumpang pesawat udara. Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan surat edaran Nomor SE:015 Tahun 2018 tanggal 09 Maret 2018 yang memperbolehkan penumpang membawa power bank ke kabin pesawat dengan kapasitas 100 Wh," tulis cuitan tersebut.

Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan juga mengaku sudah mengeluarkan surat edaran yang mengatur penumpang tak boleh membawa powerbank berdaya besar di dalam pesawat.

“Pengisi Baterai Portabel (Power Bank) atau Baterai Lithium Cadangan yang mempunyai daya jam lebih dari 160 Wh atau besarnya daya jam (Watt Hour) tidak dapat diidentifikasi dilarang dibawa ke pesawat udara,” dikatakan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Agus Santoso, seperti diberitakan laman setkab, Selasa (13/3/2018).

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.