Header Ads

Prajurit TNI dan Kemenkes Bahu Membahu Dalam Fase Pendampingan di Asmat


SundaPos.Com | Distrik Akats merupakan salah satu distrik yang letaknya terdekat dari Agats kab. Asmat. Walaupun demikian di Puskesmat (PKM) Ayam distrik Akat ini masih  belum mempunyai dokter umum disamping keterbatasan fasilitas lainnya.

Kondisi inilah yang membuat Dantim III Satgaskes TNI mengirimkan salah satu dokter terbaiknya beserta tim pendampingan dari kemenkes. Tim ini dipimpin oleh  Lettu Ckm dr. Arief Fakhrizal, sedang anggota terdiri dari dr. Hermanta, dan ahli gizi Luthfia dari kemenkes.

Keterbatasan sarana prasarana di PKM tersebut tidak menghalangi tim satgaskes TNI beserta tim Kemenkes dalam melakukan pendampingan dan penguatan di PKM Ayam. PKM ini memiliki pelayanan rawat inap dengan 4 tempat tidur dan  melayani 11 kampung.

Dalam proses pendampingan dan penguatan PKM Ayam tersebut, selain tim satgaskes TNI dan Kemenkes di dampingi juga 1 orang waltis dari 755/Yalet, 2 orang perwakilan kemenkes, 1 orang babinsa setempat, serta  2 personel PKM Ayam. 

Tim melakukan sweeping vaksin campak, vit A, pelayanan  medis baik rawat jalan maupun rawat inap di PKM dan pemantauan status gizi di 4 kampung dan 4 sekolah yang ada di distrik akat.

Terbukti tim tersebut telah memberikan pelayanan penyuntikan vaksin campak kepada 302 anak, pemberian Vit A kepada 259 anak, pemantauan status gizi kepada 168 balita, dan memberikan pelayanan medis berupa pengobatan umum kepada  69 orang.

Dari hasil pemantauan status gizi tersebut didapatkan 18 anak Gizi buruk, dan langsung ditangani dengan pemberian dan diajari cara membuat Formula 75/100 dan paket PMT/ Susu.

Kegiatan ini merupakan salah satu perwujudan dari 8 wajib TNI yaitu menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. (pendam XVII/Cend)

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.