Header Ads

Aura Kota Bandung Jelang Deklarasi Gen AMPM





Aura Kota Bandung Jelang Deklarasi Gen AMPM

Alhamdulillah, pd jelang malam yg hujan ini saya menikmati #aurakotaBandung sambil bersiap utk acr Gen AMPM.. 

Kota ini memang istimewa di hati saya. Pertama kali saya ke Bandung th 1986.. Baru lulus SMA dan semester pertama LIPIA. Ada semacam outing.. Saya ingat kabut pagi di daerah Dago.. #aurakotaBandung

#aurakotaBandung bukan sekadar arsitektur bersejarah atau alam yg indah. Ada memori historis bangsa yg terpatri di kota ini..

Yg pertama adlh pledoi Indonesia Menggugat yg dibacakan Bung Karno pd 18 Agustus 1930 di hadapan pengadilan yg menuduhnya akan menggulingkan kekuasaan Hindia Belanda.. Usia Bung Karno wkt itu 29 thn.. #aurakotaBandung

Bung Karno bersama Gatot Mangkupraja, Maskun dan Supriadinata bergabung dlm Perserikatan Nasional Indonesia (PNI).. Kegiatan mereka meresahkan pemerintah kolonial.. Pada akhir 1929 mereka ditangkap dan dibui di penjara Banceuy.. #aurakotaBandung

Salah satu ucapan Bung Karno yang saya ingat adlh: “Orang tidak bisa membunuh semangat!” Kata Bung Karno, bahkan cacing pun menggeliat jika kesakitan.. #aurakotaBandung

Bung Karno dan tiga rekannya akhirnya diganjar 4 thn kurungan di penjara Banceuy.. Tapi itu tak membunuh semangatnya, determinasinya utk mewujudkan Indonesia merdeka.. #aurakotaBandung

Itulah #aurakotaBandung : perlawanan, determinasi dan kreativitas.. Semangat menentukan nasib sendiri.. Tidak ingin didikte oleh pihak lain.. Semangat itu tetap terasa sampai skrg..

Selain dr buku sejarah, Tuips bisa mencari novel2 alm. Mayon Soetrisno ttg pergerakan nasional dan perjalanan Bung Karno.. Novelnya kuat dan mengalir.. Enak dibaca.. #aurakotaBandung

Ada 3 yg saya ingat: Banda Neira, bercerita ttg sejarah imperialisme di Nusantara sejak abad ke-14.. Awalnya cerita bersambung di harian Kompas.. lalu diterbitkan th 1995.. #aurakotaBandung

Sebelumnya ada seri Cermin Kaca Bung Karno dan Arus Pusaran Soekarno yang terbit 1980-an.. Setahu saya diterbitkan lagi th 2000-an tapi saya lupa.. Ada yang tahu? #aurakotaBandung

Persitiwa berikutnya adlh Bandung Lautan Api pd 23 Maret 1946.. Puncak heroisme warga Bandung dalam mempertahankan kemerdekaan yang baru seumur jagung… #aurakotaBandung

Pd peristiwa itu, sekitar 200 ribu warga Bandung membakar rumah mereka agar tidak dijadikan markas tentara Sekutu.. Gudang amunisi di Dayeuhkolot berhasil diledakkan olh tentara BKR Muhamad Toha dan Ramdan, namun mrk juga ikut syahid dlm kedakan itu.. #aurakotaBandung

Dlm Bandung Lautan Api, kebersamaan dan kekompakan mengalahkan kekuasaan dan senjata.. Kehendak utk tetap merdeka mengalahkan rasa takut.. #aurakotaBandung

Itulah #aurakotaBandung yg terasa smp sekarang.. Perlawanan.. Determinasi sbg orang bebas.. Bangsa merdeka.. Kreatif..

Merujuk ke buku Gelombang Ketiga, pledoi Indonesia Menggugat terjadi di gelombang pertama, ketika kita berjuang menjadi Indonesia.. Bandung Lautan Api terjadi di awal gelombang kedua.. #aurakotaBandung

Kini kita masuk ke gelombang ketiga yg disruptif, membutuhkan inovasi dan kreativitas dan Bandunglah salah satu pusat kreativitas Indonesia.. #aurakotaBandung

Saya percaya Bandung akan tetap memainkan peran penting bagi kemajuan Indonesia.. Spirit dan determinasinya sudah ditunjukkan seiring perjalanan sejarah bangsa.. #aurakotaBandung

#aurakotaBandung adlh perpduan spirit perlawanan, determinasi, dan kreativitas.. Determinasi artinya “apa yg aku inginkan akan aku perjuangkan sepenuh hati”..

Sejarah memang bukan milik mereka yang peragu.. Dengan #aurakotaBandung kita melangkah menuju #ArahBaruIndonesia..

Sampai berjumpa di Taman Budaya utk ngobrol ttg #ArahBaruIndonesia.. #aurakotaBandung

Di malam hujan ini, determinasi dan semangat perlawanan kita juga diuji.. Tak lupa kreatvitas menghadapi masalah.. #aurakotaBandung

Mohon maaf tidak bisa nonton Persib bertanding.. Saya doakan semoga Persib menang malam ini.. #aurakotaBandung

Kobarkan semangat Indonesia!

#2019AnisMatta

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.