Header Ads

Gubernur Jabar Kirim Bantuan untuk Pengungsi Palestina


SundaPos.Com | Gubernur Jawa Barat memberikan bantuan ke Seribu siswa pengungsi Palestina yang saat ini berada di pengungsian Jordania. Bantuan disalurkan melalui Yayasan Putra Nasional Indonesia.

Informasi diperoleh bantuan yang diberikan berupa Seribu seragam sekolah, alat alat sekolah dan bantuan uang tunai sekitar Rp 100 juta.

Ketua Yayasan Putra Nasional Indonesia Pamriadi mengatakan, bantuan diserahkan langsung ke para siswa Palestina di sekolah Palestina dan diterima langsung pimpinan UNWRA yaitu badan PBB yang khusus menangani sekitar 2,2 juta pengungsi Palestina di Jordania.

”Kegiatan bantuan kemanusiaan tersebut berjalan dengan lancar berkat bantuan dan dukungan dari Kedubes RI di Jordania yang dipimpin Dubes Andi Rachminto,” kata Pamriadi saat memberikan keterangannya, kemarin (5/4).

Bukan hanya Yayasan Putra Nasional Indonesia, lanjut Pamriadi, namun pihaknya melakukan kunjungan bersama pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB). Selain ke tempat pengungsian, lanjutnya, rombongan pun mengunjungi pusat kesehatan dan pendidikan pengungsi Palestina yang dikelola di bawah bandan pengungsi UNWRA.

”Sangat banyak informasi yang didapatkan oleh rombongan. Bahwa para pengungsi Palestina sangat membutuhkan perhatiaan dunia, setelah adanya pemotongan bantuan sekitar 300 juta US dolar dari Amerika. Yang paling utama, adalah bantuan pendidikan berupa bus sekolah dan truk sampah serta bantuan tenaga medis baik dokter maupun perawat,” ungkanya.

Menurut Pamriadi, sudah selayaknya bangsa Indonesia membantu bangsa Palestina karena melihat sejarah kemerdekaan Indonesia, bahwa yang mengakui kemerdekaan dan membantu bangsa Indonesia pertama kali adalah bangsa Palestina.

”Bangsa Palestina yang pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia, sehingga sudah selayaknya warga Indonesia membantu warga Palestina yang saat ini sedang kesusahan,” tegasnya.

Kunjungan ini, ucap Pamriadi, dilakukan pada 25-30 Maret 2018. Rangkaian acara dilaksanakan dengan suskes, yakni, pada Senin 26 Maret, pihaknya bertemu langsung Deputi Kedubes RI di Jordania, Nico Adam beserta staf. Saat itu, pihaknya menyampaikan Amanat bantuan dari Bupati KBB (Pemda KBB) yang diwakili sda 3, HM. Ali Kurniawan, serta titipan dari Gubernur Jabar melalui Ketua Yayasan Putera Nasional Indonesia.

”Dari hasil diskusi, antara lain, kunjungan ke camp pengungsian dikhususkan mengunjungi sekolah dan RS. Kami juga mendapatkan saran dari Dubes, bantuan yang diberikan merupakan bantuan yang bermanfaat serta menjadi prioritas kebutuhan. Sehingga yang dibutuhkan saat ini adalah seragam sekolah Anak SD dan SMP,” katanya.

Setelah itu lanjutnya, pihaknya juga mengunjungi RS dan sekolah yang berdekatan dengan camp pengungsian.

”Kunjungan ke RS, diterima oleh Direrktur RS dr.Maher dan Mr. Walid All-Hijjawi perwakilan dari UNWRA (Chief Area office n.a). Hasil dari penjelasan dari mereka, bahwa RS tersebut melayani pasien setiap harinya rata-rata 100 hingga 140 Pasien, namun hanya ditangani oleh empat dokter ahli,” katanya. (Rls)

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.