Header Ads

Hadapi 14 Laporan Polisi, Penyidik akan Minta Keterangan Ulama


SundaPos.Com | Kepolisian RI  akan meminta keterangan dari tokoh ulama dalam proses penyidikan kasus dugaan penistaan agama oleh Sukmawati Soekarnoputri. Saat ini polisi masih terus mengumpulkan bukti dan berbagai keterangan dari pihak terkait.

"Semua pihak akan kami mintai keterangan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Muhammad Iqbal di Mabes Polri seperti dirilis CNN Indonesia, Senin (9/4/2018).

Iqbal menyatakan Polri akan bekerja profesional dalam menyelidik kasus ini.

Kecepatan penyelesaian dari kasus Sukmawati, kata Iqbal, tergantung pada barang bukti dan keterangan yang didapat oleh penyelidik.

"Ada tahapannya, semua tergantung keterangan yang dibutuhkan penyelidik, Belum masuk ke proses projusticia. Saat ini tahapan penyelidikan dilakukan, keterangan akan minta. Akan kami putuskan," ujar Iqbal.

Sukmawati dilaporkan dengan dugaan melakukan penistaan agama melalui puisinya berjudul Ibu Indonesia yang ia bacakan dalam acara peragaan busana, beberapa waktu lalu.

Salah satu penggalan lirik puisi itu berbunyi 'yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok... Lebih merdu dari alunan azan mu'.

Akibat puisinya itu, Sukmawati harus berhadapan dengan sekitar 14 laporan polisi.

Ia dijerat Pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama dan Pasal 16 Undang Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Selain dipolisikan, puisi Sukmawati juga memicu aksi demonstrasi pada Jumat pekan lalu.


No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.