Header Ads

Presiden Meninjau Pelaksanaan Program Padat Karya Tunai Jalur Ganda KA


SundaPos.Com | Di tengah perjalanan menuju Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, dengan menggunakan kereta api Luar Biasa RI-1, Presiden Joko Widodo singgah di Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, pada Sabtu, 7 April 2018.

Di lokasi tersebut, terdapat pelaksanaan program padat karya tunai Kementerian Perhubungan berupa pembangunan jalur ganda kereta api Bogor - Sukabumi yang melibatkan 1.400 pekerja selama tiga bulan.

Saat melakukan peninjauan, Kepala Negara didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Ditemui para jurnalis di tempat terpisah, Presiden menjelaskan bahwa program padat karya tunai yang dijalankan Kementerian Perhubungan tersebut merupakan bentuk padat karya yang melibatkan masyarakat dalam proyek pemerintah.

“Kita ingin masyarakat ikut bekerja dalam mengerjakan setiap proyek yang ada di daerah,” ucap Presiden usai menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat di Lapangan Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

Presiden juga menegaskan bahwa program padat karya tunai tersebut diyakini akan memberikan sejumlah manfaat nyata untuk masyarakat.

“Kita harap dengan semakin banyak kementerian yang menggunakan pola padat karya tunai ini, daya beli masyarakat naik, konsumsi naik, peredaran uang naik,” tutur Presiden.

Dari lokasi tersebut, Presiden bersama rombongan kembali melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kereta api Luar Biasa RI-1 menuju Stasiun Cibadak, Kabupaten Sukabumi. (Hadi/ Foto Dok Setpres)

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.