Header Ads

Sukabumi Segera Miliki Losmen Dengan Konsep Syariah


SundaPos.Com | Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi, Beni Haerani mengatakan, berdasakan usulan perizinan yang diterima oleh lembaga yang dipimpinnya, tahun ini di Kota Sukabumi akan ada investor yang telah mengajukan izin untuk pembangunan losmen dengan konsep Pengelolaan Syariah.

“Artinya usaha yang dikelola berdasarkan ketentuan Agama Islam ini tidak hanya sebatas lembaga perbankan atau hotel saja, namun sudah ada investor yang berani mengajukan permohoan izin untuk membangun losmen syariah,” ujarnya, kemarin (6/4).

Beni mengatakan, jika investor memenuhi semua persyaratan sesuai dengan aturan yang ada, izinya dipastikan cepat diterbitkan agar proses pembangunan juga bisa cepat dilakukan.”Kami sudah rapat dengan Dinas Perhubungan terkait Amdalalin permohonan ini,”ujarnya.

Mengenai lokasinya, Beni megungkapkan berada di seputar Jalan R.A.Kosasih Kelurahan Subang jaya Kecamatan Cikole. Investornya kata dia warga Kota Sukabumi atau investor lokal.”Kami pastikan tidak ada mempersulit izin dengan catatan semua persyaratan dipenuhi,” katanya.

Sebagai lembaga yang membidangi perizinan, dinas yang dipimpinnya terus mendorong masuknya investor di Kota Sukabumi. Semakin banyak investor yang membuka usaha, akan mendongkrak perekonomian dan terbukanya lapangan pekerjaan.

“Terlepas itu kecil atau besar, paling tidak, mengurangi pengangguran sekitar losmen itu dibangun,” tuturnya, seperti disitat JabarEkspres.

Dia memastikan, lembaga yang dipimpinnya memberikan pelayanan prima kepada investor. Salah satunya dengan cara memberikan kenyamanan dan keamanan ketika akan menanamkan modalnya di Kota Sukabumi. Juga memberikan kemudahan bagi investor untuk membuka usaha.

“Saya tidak berpikir hanya mengenai kelengkapan adminsitrasi saja, tapi yang saya pikirkan bagaimana saudara saudara saya di Kota Sukabumi yang belum mendapat pekerjaan bisa mendapat peluang kerja dengan banyaknya investor,”katanya.

Beni menambahkan, lembaga yang dipimpinnya telah mengeluarkan sebanyak 427 izin sampai dengan triwulan pertama di tahun 2018. Sedangkan tahun 2017 sebanyak 3,556. “Kami yakin target 2018 bisa terealisasai, bahkan bisa melebihi seperti tahun -tahun sebelumnya,” pungkasnya.

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.