Header Ads

Caplok KTP Funsionaris PB HMI, Tie Saranani Akan Dilaporkan ke Polisi


SundaPos.Com | Untuk kesekian kalinya Titing Suryana Saranani berurusan dengan kepolisian, jika sebelumnya soal UU ITE kali ini soal dugaan pencaplokan KTP milik salah satu fungsionaris PB HMI Asal Sulawesi Tenggara An. Muhamad Ikram Pelesa.

Titing suryana saranani alias Tie saranani diduga telah menggunakan KTP milik Ikram sebagai dukungan dalam pencalonanya Anggota DPD RI Dapil Sulawesi Tenggara tanpa sepengetahuannya.

Saat ditemui dihubungi awak media (Kamis/22/06), Muhamad Ikram Pelesa mengaku terkejut saat dihubungi oleh PANWASCAM Kecamatan Besulutu perihal adanya KTP yang bersangkutan dalam berkas dukungan Calon anggota DPD RI Atas nama Titing suryana saranani dalam Verifikasi Faktual Bakal calon anggota DPD RI dapil sultra.

"Saya kaget saat dihubungi panwascam besulutu perihal verifikasi faktual data dukungan calon anggota DPD RI, Katanya saya memberikan dukungan kepada saudari tie saranani melalui pengumpulan Foto copy KTP saya," kesalnya.

Mantan Ketua IPPMIK Kendari ini keberatan atas tindakan L.O TIM Tie Saranani yang memasukan KTP miliknya tanpa sepengetahuannya.

"Saya keberatan atas pencaplokan KTP saya oleh TIM L.O Calon Anggota DPD RI An. Titing Suryana Saranani alias Tie Saranani karena saya sama sekali tidak pernah memberikan KTP saya kepada mereka, Kok tiba-tiba ada dalam berkas dukungannya.

Ia meminta TIM L.O Calon Anggota DPD RI An. Titing Suryana Saranani alias Tie Saranani untuk segera meminta maaf atas pemalsuan Tanda tangan dan pencaplokan KTP miliknya dalam waktu 1 x 24 Jam, jika tidak ia akan melaporkan persoalan tersebut kepada kepolisian dan Bawaslu Sultra.

"Saya minta mereka segera meminta maaf atas tindakan pemalsuan tanda tangan saya dan pencaplokan identitas saya 1 x 24 Jam mulai skrg, Jika tidak saya akan melaporkan persoalan ini keaparat penegak hukum dari unsur pidananya dan soal kepemiluan persoalan ini akan saya ajukan kebawaslu dan KPU," tutup mantan Ketua BEM STIKES MW KDI. (JNN)

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.