Header Ads

Datang ke TPS Bos Bandung Pakar Ngacir Saat Ketemu Warga, Ada Apa?


SundaPos.Com | Bos PT Bandung Pakar Purnawan Suriadi diduga mendadak meninggalkan TPS saat berlangsungnya coblosan pada Rabu (27/6) kemarin. Tak jelas mengapa orang nomor satu di PT Bandung Pakar ini langsung meninggalkan tempat pemungutan suara (TPS) itu.

Cerita unik yang mengkisahkan perilaku Punawan ini disampaikan oleh Warga Cimenyan, Dahlan Singarimbun dalam sebuah status akunnya di sebuah WA group.

"Ada apa ya? Pak Pur (Purnawan Suriadi, red) dan Sya barusan mau masuk TPS, ngeliat saya langsung balik kiri sama securitynya," tulis Dahlan yang kemudian mengundang sejumlah komentar.

Hingga saat ini Dahlan mengaku tak mengerti betul mengapa Pak Pur mendadak meninggalkan lokasi TPS. Padahal, sebagai sesama warga Cimenyan dia berharap bisa bersilahturahmi dengan petinggi PT Bandung Pakar itu.

Guna memastikan bahwa Dahlan memang hadir ditempat TPS tersebut, dia pun memposting sebuah fotonya di lokasi TPS tersebut dengan gaya dan rokok cerutunya yang khas itu.

Seperti diketahui, antara Dahlan dengan Purnawan Suriadi saat ini nmemang tengah saling bersengketa terkait lahan di kawasan Desa Ciburial, Mekarsaluyu dan Cibeunyi. Bahkan, hari ini, Kamis (28/6) proses sengketa keduanya akan disidangkan di PN Bale Bandung.

Sebelumnya, Dahlan bersama warga dan Ormas Paska Mesima menggugat dan melaporkan PT Bandung Pakar karena telah mengakibatkan akses jalan masyarakat diputus. Selain itu, banyak warga sudah terdampak atas limbah, banjir dan longsor yang sedang digarap PT Bandung Pakar di Kawasan Bandung Utara. 

Ketika mendatangi kecamatan pihak Dahlan mengatakan, bahwa warga minta aparat agar turun ke lapangan guna melihat fakta yang terjadi di masyarakat saat ini.

"Karena ada warga yang sudah terkena penyakit kulit dan sebagainya. Juga ada warga yang mengalami muntah-muntah, sedangkan 3 desa yang paling terkena dampak masing-masing Desa Mekarsaluyu, Desa Ciburial dan Desa Cibeunying, semuanya berada di Kecamatan Cimenyan," katanya.

Mungkinkah ngacirnya Bos PT Bandung Pakar di TPS itu terkait masalah ini? Wallahu'alam bi shawab ! (R-007)

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.