Header Ads

Ditanya Kasus PT Bandung Pakar, Pejabar Gubernur Jabar: Kita Fokus ke Pilkada Jabar Dulu Ya..


SundaPos.Com | Komjen Pol M Iriawan secara resmi menjabat sebagai Pjs Gubernur Jawa Barat setelah dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Senin (18/6/2018).

Ketika memberi sambutan, Tjahjo memberikan sejumlah arahan kepada Iriawan selama menjabat sebagai Pjs Gubernur Jabar.

Dia mengatakan, ada dua tugas pokok yang harus dilaksanakan Iriawan. Salah satu yang paling penting adalah menyukseskan Pilkada serentak di Jabar 2018, yang akan digelar 27 Juni mendatang.

"Ada dua tugas pokok pak Iriawan, yakni mengefektifkan penyelenggaraan daerah dan menyukseskan Pilkada yang tinggal kurang 10 hari lagi," kata Tjahjo.

Untuk itu, lanjut Tjahjo, selalu berkomunikasi dengan KPU dan Bawaslu. Percayakan kepada kepolisian dan TNI dalam menjaga stabilitas dalam konteks Pilkada.

Menurut dia, sebagai putra daerah Sunda, Iriawan mampu membawa stabilitas terhadap keamanan provinsi Jabar selama masa pemilihan gubernur dan juga Pilkada Serentak di 16 kota dan kabupaten.

Tjahjo mengajak segenap stakeholder untuk bersama-sama membantu dan mendukung tugas Pj Gubernur hingga pelantikan Gubernur dan Wagub terpilih di bulan September mendatang.

Usai dilantik, kepada awak media Iriawan menyatakan akan melaksanakan tugas Pjs Gubernur seperti yang diamanatkan undang-undang.

Ketika ada wartawan yang menanyakan kasus PT Bandung Pakar yang perkaranya tengah di sidang di PN Bale Bandung, Iriawan seperti enggan menjawabnya.

"Jadi, mohon rekan-rekan jangan ditanya soal yang lain dulu ya, kita akan fokus bagaimana pelaksanaan pilkada di Jabar bisa berlangsung sukses," katanya.

Meski demikian, Pemprop Jabar akan memperhatikan setiap keluhan dari warga, termasuk sengketa PT Bandung Pakar yang saat ini tengah dalam proses hukum di PN Bale Bandung. (R-007)



No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.