Header Ads

Bupati Pringsewu Sambut TIM Surveyor Kemenkes RI


LampungDaily.Com | Bupati Pringsewu Hi.Sujadi menerima tim surveyor Kementerian Kesehatan RI. Kedatangan tim surveyor dalam rangka akreditasi sejumlah puskesmas di Pringsewu, yakni Puskesmas Pardasuka, Pagelaran, dan Adiluwih ini disambut bupati  beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu di Hotel Urbanstyle by Frontone, Pringsewu, Selasa (24/7) malam, sekaligus diisi dengan acara ramah tamah. 

Acara ini juga dihadiri Kadis Kesehatan Kabupaten Pringsewu Hi.Purhadi, M.Kes., Camat Pardasuka, Pagelaran dan Adiluwih, serta Kepala UPT Puskesmas Pardasuka, Pagelaran dan Adiluwih.

Terkait akreditasi sejumlah puskesmas di Kabupaten Pringsewu, Bupati Pringsewu Hi.Sujadi menyatakan dukungannya sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Pringsewu.

"Pelaksanaan akreditasi fasilitas kesehatan tingkat pertama khususnya puskesmas di Kabupaten Pringsewu ini, sudah dimulai sejak 2016 lalu, yaitu di Puskesmas Pringsewu, Fajarmulia, Banyumas dan Bumiratu. Kemudian pada tahun 2017 ada dua puskesmas yakni Puskesmas Ambarawa dan Sukoharjo. Sedangkan pada tahun 2018 ini ada enam puskesmas yang akan diakreditasi yakni Puskesmas Pagelaran, Adiluwih, Pardasuka, Gadingrejo, Wates, dan Rejosari," ungkapnya.

Tim surveyor Kementerian Kesehatan RI yang akan melakukan survey dan akreditasi ini terdiri dari bidang Upaya Kesehatan Masyarakat, Upaya Kesehatan Perorangan, serta bidang Administrasi Manajemen.

Untuk tim surveyor yang bertugas di Puskesmas Adiluwih adalah drg.Ernawati Balia, M.Ph., Tinexcelly Marisiuli, S.K.M., M.K.M., dr.Faisal, M.M.. Untuk Puskesmas Pardasuka, terdiri dari dr.Sri Suryaningsih, M.Sc., dr.Insi Farisa Desy Arya, M.Si., Yeni Arsika Wati, S.K.M.. Sedangkan untuk di Puskesmas Pagelaran, yakni dr.Penina Regina Bebena, M.Ph.M., dr.Hj.Nurfa Usdiaty, M.Kes., dan dr.Dina Dariana, M.K.K.

Jurnalis : Nanang Siswanto



No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.