Header Ads

Kalapas Sukamiskin Terjaring OTT, Mendadak Yasonna akan Gelar Konpres Jam 21.00 Ini


SundaPos.Com | Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Wahid Husen, ditangkap KPK, Sabtu 21 Juli 2018, dinihari.

Wahid yang menjabat sebagai kepala di Lapas ‘basah’ belum genap empat bulan ini, ditangkap karena diduga menerima suap dari napi ‘gajah’ agar diberikan fasilitas. Namun informasi ini belum terkonfirmasi.

Penangkapan Wahid Husen, mengejutkan pegawai Lapas Klas I Madiun. Pasalnya, empat bulan yang lalu, Wahid masih menjabat sebagai Kalapas Madiun. Sedangkan penggantinya yakni Suharman. Pisah sambut keduanya di Lapas Madiun, dilaksanakan (29/3) lalu, atau belum genap empat bulan.

Dimata mata mantan anak buahnya di Lapas Madiun, Wahid Husen dikenal sosok yang baik, religus, mengayomi dan mempunyai integritas tinggi. Bahkan saat menjabat sebagai kepala Lapas Madiun, ia mempunya semboyan, “Berani Berubah Untuk Yang Terbaik”.

“Saya kaget mendengar pak Wahid ditangkap KPK, Padahal orangnya sangat baik dan mempunyai integritas yang tinggi saat bertugas di Madiun,” kata salah satu sipir Lapas Kelas I Madiun, yang enggan disebut namanya, Sabtu 21 Juli 2018.

Sementara Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Hukum Dan HAM Liberti Sitinjak mengatakan, Menteri Hukum Dan HAM Yasonna Laoly akan memberikan penjelasan soal penangkapan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Menteri nanti yang langsung menyatakan pada pers," kata dia di Lapas Sukamiskin, Bandung, hari ini.

Sebelum meninggalkan Lapas Sukamiskin, Liberti mengatakan, kedatangannya ke Sukamiskin untuk mengumpulkan data-data seputar penangkapan Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husen oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Data-data tentang apa yang berkaitan tentang yang terjadi tadi pagi, Subuh," katanya kepada awak mmedia.

Menurut Liberti, Menteri Yasonna yang akan menjelaskan soal OTT ini jam 9 (malam). Liberti sempat ditanya wartawan soal dugaan jual beli fasilitas di Lapas yang diduga berujung pada penangkapan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen.

"Saya tidak bicara soal itu. Yang saya tanggapi ini atas peristiwa tadi pagi. Jadi untuk yang lain saya pikir tidak dalam konteks kita bicarakan hari ini," kata dia.

Sebelumnya, KPK membenarkan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen ikut terciduk dalam rangkaian OTT di Lapas Sukamiskin, Bandung. Setidaknya ada enam orang, termasuk Kalapas dan pihak swasta dibawa ke KPK. (R-007)

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.