Header Ads

Paska Mesima Segera Bentuk Satgas Pantau Dampak Lingkungan di Kawasan Bandung Utara


SundaPos.Com | Ratusan anggota Ormas Paska Mesima Jawa Barat malam ini menggelar rapat jelang pelaksanaan sidang gugatan di PN Bale Bandung, pada Kamis (26/7).

Rapat yang berlangsung di Cikutra, Kawasan Bandung Utara (KBU) itu membahas pula program kerja dan sejumlah persoalan terkait nasib serta masa depan warga Cimenyan, utamanya yang terdampak akibat pengembangan proyek PT Bandung Pakar.

Sebelumnya, pekan lalu Ormas Paska Mesima bersama warga melakukan aksi gugatan yang perkaranya tengah berlangsung di PN Bale Bandung.
Setidaknya, sudah ada 7 gugatan yang dilayangkan warga cimenyan, baik itu menyangkut perkara perdata maupun pidana.

Menurut Ketua DPC Paska Mesima Nanda Kanda, rapat serta sharing antar anggota Paska Mesima ini guna menampung aspirasi warga sekaligus mensikapi perkembangan terkini perkara dengan PT Bandung Pakar.

"Ada sejumlah agenda yang kita bahas, termasuk mempersiapkan langkah-langkah hukum yang tengah dan akan dihadapi ke depan," katanya, kepada awak media, dini hari tadi. (26/7).

Selain itu, yang utama pihaknya tengah mempersiapkan berfungsinya Satgas Paska Mesima Bersatu guna mewujudkan rasa keadilan bagi masyarakat Cimenyan.

Satgas ini, diharapkan menjadi perisai dan pelayan warga selain juga ikut memantau dampak lingkungan,  khususnya yang menimpa warga kampung sawah rt 2 dan rt 3.

"Oleh karena itu, Paska Mesima dan warga bersatu guna hadapi gugatan dampak lingkungan. Paska Mesima senantiasa akan menjunjung tinggi masalah hukum, dan ini menjadi acuan kerja bagi tim Satgas kelak," imbuhnya.

Acara ini juga di hadiri Ketua Umum DPP Paska Mesima Ir.Tonin Tachta Singarimbun SH. Pesannya, DPP Paska Mesima mendukung upaya dan langkah DPC guna membela rakyat kecil, utamanya yang tersangkut dengan perkara hukum.  (R-007)


No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.