Terbaru

7/recent/ticker-posts

Tia Fitriani DPRD Jabar Soroti Banjir dan Pemangkasan Anggaran Desa di Cileunyi Kulon, Dorong Solusi Nyata



Bandung, Sundapos.com -  Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Tia Fitriani, melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Anggaran 2026 di Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, pada Senin (13/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Cileunyi Kulon, Mulyadi, bersama unsur masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kader PKK, serta para konstituen Partai NasDem. Kehadiran berbagai elemen ini menjadi ruang terbuka untuk menyampaikan kondisi riil yang dihadapi masyarakat di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Mulyadi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tia Fitriani. Ia menilai, kunjungan anggota legislatif menjadi kesempatan penting untuk mempererat komunikasi sekaligus menyampaikan berbagai persoalan yang tengah dihadapi pemerintah desa dan warga.

Ia mengungkapkan, Desa Cileunyi Kulon saat ini tengah menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya dampak banjir yang masih dirasakan puluhan warga di Kampung Sukarame. Selain itu, penurunan alokasi anggaran desa pada tahun 2026 turut berdampak pada tertundanya sejumlah program pembangunan.

“Penurunan anggaran cukup signifikan, sehingga beberapa rencana pembangunan belum bisa direalisasikan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Tia Fitriani menegaskan bahwa kegiatan pengawasan yang dilakukan merupakan bagian dari tanggung jawab legislatif untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai dengan aturan serta perencanaan pembangunan yang telah ditetapkan.

Ia menyebutkan bahwa persoalan berkurangnya anggaran desa tidak hanya terjadi di satu wilayah, melainkan juga dirasakan oleh sejumlah desa lain di Kabupaten Bandung. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan bersama untuk mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan.

“Ini bukan persoalan individu kepala desa, tetapi berkaitan dengan kebijakan anggaran yang lebih luas. Maka perlu adanya sinergi antara pemerintah desa, daerah, hingga provinsi,” jelasnya.



Lebih lanjut, Tia mendorong agar pemerintah desa tetap оптимis dan terus berinovasi dalam mengelola sumber daya yang ada. Ia juga menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat, termasuk kebutuhan penanganan banjir dan keberlanjutan program pembangunan desa.

Kegiatan berlangsung dalam suasana dialogis, di mana masyarakat turut menyampaikan berbagai masukan dan harapan. Selain menjadi forum pengawasan, agenda ini juga memperkuat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat dalam upaya bersama mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan di daerah (red) 

Posting Komentar

0 Komentar