Terbaru

7/recent/ticker-posts

Tia Fitriani Dorong Masyarakat Tenjolaya Kawal Program “Jabar Istimewa”




Kabupaten Bandung,Sundapos.com- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai NasDem, Dra. Hj. Tia Fitriani, mengajak masyarakat Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, untuk lebih memahami sekaligus ikut mengawal berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ajakan tersebut disampaikan Tia Fitriani saat melaksanakan kegiatan penyebarluasan informasi mengenai realisasi program kerja Gubernur Jawa Barat Tahun 2025–2026. Kegiatan berlangsung di Aula Desa Tenjolaya, Jumat (7/8/2026), dan dihadiri Kepala Desa Tenjolaya Ismawanto Somantri, S.H., S.IP., kader dan simpatisan Partai NasDem, Dulur Satia, para ketua RT/RW serta masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Tia Fitriani memaparkan sejumlah arah kebijakan pembangunan Jawa Barat yang dikemas dalam semangat “Jabar Istimewa: Percepatan Transformasi Layanan Dasar.”

Menurut Tia, pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya program yang digulirkan pemerintah, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Karena itu, masyarakat dinilai perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai program pemerintah, termasuk capaian, sasaran, serta arah pembangunan yang sedang dijalankan.

“Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penerima manfaat, tetapi tidak mengetahui program apa yang sedang dijalankan pemerintah. Masyarakat harus mengetahui, memahami, sekaligus ikut mengawasi agar pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan,” ujar Tia Fitriani.

Ia menjelaskan, percepatan transformasi layanan dasar menjadi salah satu bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Jawa Barat. Hal tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, hingga peningkatan tata kelola pemerintahan.

Tia menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan program pembangunan berjalan efektif. Masukan dari warga, kata dia, dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus pertimbangan dalam memperjuangkan kebijakan di tingkat DPRD Provinsi Jawa Barat.

“Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat tentu menjadi perhatian kami. Apa yang menjadi kebutuhan di lapangan akan kami bawa dan perjuangkan sesuai dengan kewenangan yang kami miliki,” katanya.

Kegiatan tersebut pun tidak hanya diisi dengan pemaparan mengenai program pemerintah, tetapi berlangsung secara interaktif melalui dialog bersama masyarakat. Sejumlah aspirasi dan masukan disampaikan warga terkait kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik di lingkungan mereka.

Sebagai anggota DPRD Jawa Barat, Tia menegaskan dirinya memiliki tanggung jawab untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah.

Ia berharap masyarakat tidak ragu menyampaikan kritik, saran maupun masukan apabila menemukan program yang belum berjalan secara optimal.

“DPRD mempunyai fungsi pengawasan. Kami akan terus mengawal agar program pemerintah tepat sasaran, transparan dan manfaatnya benar-benar sampai kepada masyarakat, termasuk masyarakat di tingkat desa,” tegasnya.

Sementara itu, keberadaan masyarakat dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah, DPRD dan warga. Dengan keterbukaan informasi serta partisipasi publik, pembangunan Jawa Barat diharapkan tidak hanya berjalan cepat, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Tia Fitriani kembali menegaskan komitmennya untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah provinsi, sekaligus mendorong agar semangat “Jabar Istimewa” benar-benar diwujudkan melalui peningkatan pelayanan dan pembangunan yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat. (Red) 


Posting Komentar

0 Komentar