Cisarua, Bandung Barat,Sundapos.com- Upaya pencarian dan evakuasi korban bencana alam tanah longsor di kaki Gunung Burangrang, tepatnya di Kampung Pasir Kuning RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, hingga Jumat (30/1/2026) pukul 10.00 WIB masih terus berlangsung.
Ribuan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian korban yang diduga masih tertimbun material longsoran.
Sebanyak 3.349 personel terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut, terdiri dari 1.210 personel TNI, 448 Polri, 124 Basarnas, 148 BPBD, serta 1.419 relawan. Operasi pencarian didukung oleh berbagai alutsista dan peralatan evakuasi, di antaranya 5 unit helikopter, 19 unit excavator, puluhan kendaraan taktis, ambulans, rescue car, pompa air, drone thermal/UAV, serta sarana komunikasi satelit Starlink untuk mendukung koordinasi di lapangan.
Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf Mahmuddin Abdillah, S.A.P., M. Tr(Han)., M.I.Pol., kepada awak media Sabtu (31/01/2026) menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam operasi tersebut merupakan wujud komitmen dan tanggung jawab kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak bencana.
“Kodam III/Siliwangi mengerahkan personel dan materiel secara maksimal untuk mempercepat pencarian dan evakuasi korban. Sinergi lintas instansi menjadi kunci utama dalam operasi kemanusiaan ini, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan,” tegas Kapendam.
Berdasarkan data sementara di Puskesmas Pasirlangu, cuaca terpantau cerah. Tercatat 30 unit rumah tertimbun longsor, 34 kepala keluarga terdampak, dan 942 warga mengungsi yang tersebar di Aula Desa, GOR Desa, serta lingkungan RW. Dari total 158 korban, sebanyak 78 orang ditemukan selamat, sementara 55 orang dinyatakan meninggal dunia, dan hingga saat ini masih terdapat puluhan korban yang belum teridentifikasi serta sekitar 25–31 orang warga sipil yang masih dalam proses pencarian.
Lebih lanjut, Kolonel Inf Mahmuddin Abdillah menambahkan bahwa proses pendataan korban masih terus dilakukan secara cermat dan berkelanjutan.
“Pendataan dan identifikasi korban terus dilakukan bersama instansi terkait. Kodam III/Siliwangi akan terus mendukung penuh hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan situasi dinyatakan aman,” pungkasnya. (Pendam III/Siliwangi).

0 Komentar