KABUPATEN BANDUNG,SUNDAPOS.COM — Dua balita meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan rumah kontrakan yang terdampak longsor di Desa Tribakti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Kedua korban masing-masing bernama Aldi (3 bulan) dan kakaknya, Rere Refania (5 tahun).
Berdasarkan keterangan orang tua korban, peristiwa tersebut terjadi saat kedua anak berada di dapur dan tengah makan siang. Tiba-tiba, tembok rumah ambruk akibat dorongan tanah longsor dari tebing di belakang rumah. Satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit akibat luka parah.
Mendapatkan informasi adanya bencana longsor yang merenggut korban jiwa, Bupati Bandung, Dadang Supriatna didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bandung, Teguh Purwayadi serta unsur terkait langsung meninjau lokasi bencana dan mendatangi rumah keluarga korban.
Dari hasil dialog dengan ayah korban, Ato Sunarto dan istrinya, diketahui bahwa rumah yang tertimpa longsor tersebut merupakan rumah kontrakan karena keluarga korban belum memiliki rumah pribadi. Pasca-kejadian, keluarga korban sementara mengungsi ke rumah orang tua yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian.
Melihat kondisi tersebut, Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS langsung mengambil langkah cepat dengan menyatakan akan membelikan sebidang tanah dan membangunkan rumah layak huni bagi keluarga korban.
Kang DS juga menginstruksikan kepada Kepala Desa Tribakti untuk segera mencarikan lahan yang aman dan layak sebagai lokasi pembangunan rumah.
Isak tangis kedua orang tua korban pecah saat Kang DS menyampaikan komitmennya tersebut, disertai haru dari keluarga korban lainnya yang turut hadir.
Selain itu, Kang DS juga menyatakan akan mengontrakkan rumah sementara bagi tujuh keluarga lainnya yang rumah kontrakannya rusak akibat terdampak longsor.
Saat berada di rumah keluarga korban, Kang DS turut memberikan bantuan keuangan dari tabungan pribadinya, serta menyerahkan sejumlah bantuan lain yang dibutuhkan oleh para korban bencana.
Sebagai langkah mitigasi, Kang DS menegaskan akan melakukan penanaman pohon dan pembangunan tembok penahan tanah di lokasi longsor guna mencegah kejadian serupa dan melindungi rumah warga lainnya.
Di akhir kunjungannya, Kang DS mengimbau seluruh warga Kabupaten Bandung, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi kondisi cuaca ekstrem

0 Komentar