Terbaru

7/recent/ticker-posts

Munggahan Ramadan, Kang DS Soroti Progres Bandung Bedas Convention Center


Sambut Ramadan, Bupati Harap Prestasi Antikorupsi Jadi Penyemangat ASN


BANDUNG,SUNDAPOS.COM-Dalam rangka menyambut Ramadan 1447 Hijriah, Bupati Bandung Dadang Supriatna menggelar kegiatan silaturahmi dan doa bersama di Rumah Dinas Bupati, Kamis (12/2/2026). Tradisi munggahan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Ali Syakieb, Sekretaris Daerah Cakra Amiyana, anggota DPRD Jawa Barat Asep Syamsudin, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kegiatan diisi dengan istighosah dan Mauidhoh Hasanah yang disampaikan KH Sofyan Yahya, sebagai ungkapan syukur sekaligus doa memohon perlindungan dari bencana. Momentum tersebut juga menjadi ajang syukuran satu tahun kepemimpinan Dadang Supriatna–Ali Syakieb.

Pada kesempatan itu, Kang DS—sapaan akrab Dadang Supriatna—bersama wakilnya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada para asisten daerah, kepala OPD, dan camat yang hadir, agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan lebih khusyuk dan sempurna.

Meski memasuki bulan Ramadan, Kang DS menegaskan bahwa kinerja birokrasi dan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung harus tetap berjalan optimal tanpa hambatan. Ia juga mengingatkan pentingnya keselarasan program OPD dengan RPJMD serta visi misi pemerintah daerah, termasuk realisasi 57 Rencana Aksi Dadang Supriatna–Ali Syakieb.

Salah satu rencana aksi yang disinggung adalah pembangunan Bandung Bedas Convention Center (BCC) di kawasan Stasiun Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC), Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang. Proyek tersebut merupakan bagian dari janji politik pada Pilkada Kabupaten Bandung 2024 dan kini tengah memasuki tahap studi kelayakan (feasibility study).

Menurutnya, progres pembangunan BCC perlu terus disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban atas komitmen politik yang telah dijanjikan.

Selain membahas program pembangunan, Bupati juga memberikan apresiasi kepada jajaran OPD atas capaian kinerja di bidang tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Kabupaten Bandung berhasil meraih peringkat pertama se-Jawa Barat dan peringkat keempat nasional dalam penilaian Monitoring, Controlling, and Surveillance for Prevention (MCSP) atau Sistem Penilaian Integritas (SPI) tahun 2025 dari Komisi Pemberantasan Korupsi, dengan nilai 94 persen.

Tak hanya itu, empat OPD Pemkab Bandung juga meraih penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Zona Integritas (ZI) Award 2025 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) diraih oleh Puskesmas Ciparay pada 2024, serta pada 2025 oleh Puskesmas Rancaekek, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Kang DS menyebut capaian SPI dari KPK dan predikat WBK dari Kemenpan RB menjadi bukti bahwa ASN Pemkab Bandung semakin tertib administrasi dan reformasi birokrasi berjalan sesuai koridor yang diharapkan. Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kinerja.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat menyambut Ramadan 1447 H serta kembali memohon maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran. Ia berharap seluruh ASN diberikan kesehatan, umur panjang, dan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa serta keselamatan di dunia dan akhirat. (*)

Posting Komentar

0 Komentar