Normal
0
false
false
false
EN-ID
X-NONE
X-NONE
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,sans-serif;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-fareast-language:EN-US;}
Bandung, Sundapos.com – Berawal
dari keluhan warga Pangalengan di hari ke dua tentang Sistem Penerimaan Murid
Baru (SPMB) di SMAN 1 Pangalengan masih sulit untuk terdaftar di aplikasinya
media sundapos mengklarifikasi kepada pihak sekolah SMAN 1 Pangalengan pada
hari Selasa 11/6/2025
Iyep yang mengaku selaku humas SMAN
1 Pangalengan Ketika di konfirmasi Sundapos mengatakan “ Ya mungkin eror nya system
ini karena masalah server disdiknya, sebab tentunya ribuan orang yang meng
akses aplikasi tersebut sehingga susah ” kata Iyep
“ Pada hari pertama pun banyak
yang datang ke sekolah karena ada kendala dari server Disdiknya tidak bisa
lanjut untuk proses pendaftaraannya, dan kami sudah jelaskan kepada para orang
tua, dan kami pun sudah tanyakan kepada pihak disdiknya, kata Disdik nya antosan we sedang ada perbaikan,
Nah kemudian masyarakat juga
menganggap bahwa system online ini SMAN
1 pangalengan sebagai tujuan orang pangalengan, atau setiap SMA tujuan itu mereka
punya pemikiran bisa intervensi tentang system ini,padahal posisi kita sama
dengan masyarakat, artinya begini ketika masyarakat mendaftar sendiri dengan
mendaftar kesini apa beda nya yang di gunakan
bukan masalah orang tapi IT tentang penyedia layanannya ini dan yang menentukan
segala macam nya system ” kata Iyep Selasa (11/6/2025)
Lebih lanjut Iyep menyampaikan ” kami
pun membuka layanan, bagi orang orang yang bermasalah terkait pendaftaran yang
datang kesini, silahkan datang kesini kami tidak menutup diri kalau anda sudah
coba sendiri, sekarang tingkat eror para operator di sini ini menjadi bahan melanggar
hukum kalau kesalahan kita, misalnya kita salah klik data lokasi nya salah,
terus siswa tersebut tidak lulus, bisa nuntut tah jelema eta ka urang,
Makanya sekarang mah orang tua asli yang harus
datang kesini sodara sendiri yang ngotak ngatik eta computer di sedia keun sama
kita wifinya apa apanya juga , lalu isi
oleh sendiri kita hanya memandu kalau ga ngerti bisa tanya, tidak bisa sekarang
operator disini terima beres untuk mendaftar karena sekarang ada SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak ) ada
barkodenya, surat tersebut setelah di download di isi oleh orang tua dan di
tanda tangan di atas materai dan di upload kembali.
Sehingga kalau yang daftar itu pihak ke 3 yang ngantar atau biro jasa itu siapa
yang mau disalahkan siapa yang bikin surat pernyataan itu yang tanda tangan di
atas materai itu siapa kan harus orang tua yang tertera di KK, maka nya datang
daftar kesini tidak di antar siapapun,saya suka nanya akang siapa, saya LSM
saya juga guru,kenapa ?
ketika di singgung oleh media kalau guru ada
jatah?
Dengan nada tegas Iyep
menjelaskan ” Bukan, maksudnya gini jangan kesitu dulu ngomongnya bukan masalah jatah guru atau LSM maksud nya
yang ngantar LSM, LSM yang ngantar ini saya tanya orang tua nya kemana? saya
tidak percaya sama anda karena anda bukan orang tuanya mana KK nya begitu kalau dengan saya mah saya harus tegas
kenapa ketika ada kesalahan saya yang kejalur hukum bukan LSM itu kenapa karena
jika saya berani berani daftarkan dengan data yang salah sementara surat pernyataan
tanggung jawab mutlak harus di tanda tangan orang tua ,
Maka nya saya usahakan setiap
orang yang datang kesini di saring disana oleh satpam di tanya kalau bukan
orang tua yang berkepentingan saya tolak, mau siapa pun dia Anggota dewan kah atau
siapapun ga bisa dengan saya mah, apa sebab nya tarohan nya saya oleh KDM sekarang
mah kan KDM mah beda dengan Gubernur yang lain kalau ada masalah masalah disini
suka datang sendiri,
Maksudnya gini kalau ada orang titipan kemudian
saya layani, saya yang di keluarkan dari
PNS,makanya sama saya usaha di saring dari sana kalau sudah ke sini bisa jadi
masalah ke saya nya “ ujar Iyep S.Pd
Lebih lanjut “ Yang jadi masalah itu
suka ada oknum di luaran, siapa oknum di luaran ya ga tau mereka bikin stadmen
sendiri sok ka SMAN 1 Pangalengan mah ku urang lah . nah begitu makanya disini
harus ada orang yang berani , artinya disini jangan macam macam kita bisa menolak
mereka tapi kalau kita sudah macam macam kita ga bisa menolak mereka karena
mereka tau kita kotor”
“Makanya saya kalau ada orang
media atau siapa pun saya tanya apa tujuan anda kesini terus ngapain terus apa
mau apa tanya ada apa bukan apa apa supaya tidak terjadi intervensi ke panitia ini
saya harus jagain pak, intervensi kesini apa lagi meng intimidasi ngancam
ngancam orang nah maksud saya menjaga dari itu bukan so jago saya tapi ga mau
di intervensi karena ada sesuatu berkaitan dengan hukum saya yang di kencar
keun dina pagawe negri eta budak pamajikan urang ku saha di bere daharna maneh
na kan sembunyi tangan lempar batu” kata Iyep
Sampai saat ini Iyep mengaku
belum ada yang intervensi “apalagi ku KDM mah sudah di gembar gembor di IG di
medsos mungkin mereka mikir mikir,”
Terkait Server Iyep Kembali menjelaskan
“ disetiap tahun dalam penerimaan siswa baru di hari pertama dan kedua, ke tiga
kadang susah meng akses, tetapi di hari ke 4 kesana kadang suka longgar, itu
tadi yang akses ke servernya se jawa barat mungkin ribuan, nah di di hari ke 4
mungkin orang sudah daftar semua jadi longgar lancar we. kami dari pihak sekola
berikan penjelasan penjalasan tentang jalur domisili, dan jalur lainnya bahkan sosialisasi
ke tingkat RW RW sosialisasi tentang SPMB, silahkan analisis anda cerna untuk menjadi
kepetusan keluarga agar tidak menyesal nanti. “ pungkas Iyep S.Pd (red)















Komentar