Bandung, Sundapos.online – Kamis,30 Juni 2022 Pemerintah Kabupaten Bandung dan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana menggelar pelayanan KB terpusat MOW di RSUD Soreang. Kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional.
Ibu Ela Kabid DPPKB Kabupaten Bandung mengungkapkan sasaran kegiatan ini yaitu pasangan usia subur di seluruh Kabupaten Bandung karena pemerintah mengharapkan terbinanya keluarga yg berkualitas, dengan 2 anak lebih baik. Target untuk tahun ini sebanyak 337 orang dan dilaksanakan secara 2 tahap. Di Cicalengka sudah terlaksana dan tercapai 94 orang, disini target 243 orang baru masuk 173 orang sisa sebanyak 70 orang. Diperlukan sosialisasi, himbauan kepada
masyarakat dengan menggunakan jejaring kemitraan di wilayah melalui kader-kader Pos KB, Posyandu untuk mengedukasi karena perlu pemahaman dan juga perlu dukungan suami.
Menurut Ibu Ela MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) ini merupakan metode yg efektif dibanding obat atau suntik yang mudah lupa atau kadang ada efek hormonal dan metode ini untuk jangka panjang. Kabupaten Bandung dengan jumlah penduduk terpadat kedua di Provinsi Jabar dimana tingkat kesejahteraan berpengaruh terhadap pendapatan perkapita berharap mencoba dengan keluarga berencana sehingga tingkat kelahiran bisa ditekan dan keluarga terfokus konsen untuk memelihara kesejahteraan anak.
Ibu Ela berharap agar keluarga berkualitas, tingkat pendidikan mencukupi, tingkat kesejahteraan mencukupi, dan perhatian cukup alangkah baiknya menggunakan KB metode MKJP MOW, masyarakat jangan takut karena sudah terandalkan. Sebetulnya animo masyarakat Kabupaten Bandung cukup tinggi hanya kurang sosialisasi beliau berharap melalui media massa untuk turut membantu program pemerintah untuk mempublikasikan supaya bisa tersosialisasikan kepada masyarakat.







Komentar