oleh

Tia Fitriani DPRD JABAR Dalam Resesnya di titik ke 8 Serap Langsung Aspirasi Warga Desa Jatisari Kutawaringin

-Berita-10 Dilihat

  


Kab Bandung,Sundapos.com  –  Dra. Hj. Tia FitrianAnggota DPRD Provinsi Jawa Barat
Komisi III dari Fraksi NasDem, , yang merupakan
perwakilan dari Dapil Jabar II Kabupaten Bandung, melaksanakan Reses II
Tahun Sidang 2024-2025 di Aula Kantor Desa Jatisari Jln. Cipeudung –
Cibodas No 1. Kampung Cipeudung Rt 3 / 1 Desa Jatisari Kecamatan
Kutawaringin Kabupaten Bandung, Kamis (13/03/2025).

Kegiatan
yang berlangsung di Aula Kantor Desa Jatisari ini Dihadiri oleh Kepala
desa Jatisari H Dayat H, Tokoh Masyarakat, dan Para Tim Relawan Dulur Satia, dan
ratusan warga lainnya.

 

Pada kesempatanya Tia Fitriani Menyerap Aspirasi masyarakat sal infrastruktur jalan masih banyak yang harus diperbaiki.

Tia
Fitriani pun mendorong aspirasi masyarakat tersebut untuk perbaikan
jalan jalan rusak yang ada di desa Jatisari. Karena ini penting sebagai
akses berjalanya roda perekonomian, pertanian dan lainnya.

 

Dan
berharap juga kepada Pemda kabupaten Bandung yaitu Bupati Kabupaten
Bandung Dadang Supriatna agar dapat memperhatikan dan dapat segera
memperbaiki jalan rusak yang ada di desa Jatisari , “Karena ini adalah
hak kita sebagai warga negara agar mendapatkan fasilitas umum yang
layak”,ucap Tia.

“Apapun yang menjadi aspirasi masyarakat, mari kita kawal bersama sama agar terealisasi”,terangnya.

Masih
pada kesempatan reses Tia Fitriani didampingi Susiana Suganda wakil
ketua Bidang Hukum dan HAM dari FPPI Jabar menggelar sosialisasi terkait
bahaya penyalahgunaan narkoba. Ia memberikan pemaparan mengenai dampak
negatif narkoba, serta pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah
peredarannya. Selain itu, acara ini juga menjadi wadah bagi warga untuk
menyampaikan aspirasi mereka.

Di
sela-sela kegiatan, Tia Fitriani mengajak seluruh elemen masyarakat
untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba yang semakin marak,
“Mari kita semua berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba
yang semakin merajalela. Awasi lingkungan sekitar agar generasi muda
kita tidak terjerumus dalam bahaya narkoba,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya ketahanan keluarga dalam mencegah peredaran narkoba.

 

“Kita
semua Ingin desa ini menjadi desa bersinar, bersih narkoba, jika ada
yang melihat atau mengetahui adanya peredaran narkoba di lingkungan
sekitar, jangan ragu untuk segera melaporkannya kepada pihak berwajib.
Selain itu, peran keluarga sangat penting dalam memberikan edukasi
mengenai bahaya narkoba dan melakukan pengawasan terhadap anak-anak dan
remaja,” Imbuhnya.

Tia
Fitriani juga menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat
menyebabkan dampak serius bagi kesehatan, termasuk hipoksia (kekurangan
oksigen pada otak), overdosis, stroke, cedera otak traumatis, hingga
penyusutan volume otak.

Menurutnya,
lingkungan yang terpapar narkoba atau memiliki akses mudah terhadap
narkotika dapat meningkatkan risiko penyalahgunaan. Selain itu, tekanan
dari teman sebaya juga menjadi faktor yang mendorong seseorang mencoba
narkoba.

“Maka
dari itu, kita semua harus bersatu dalam upaya pencegahan dan
memberikan edukasi kepada generasi muda agar mereka tidak tergoda untuk
mencoba narkoba,” tuturnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *