BANDUNG SUNDAPOS.COM — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Dra. Hj. Tia Fitriani, kembali turun ke tengah masyarakat melalui kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Olahraga (GOR) Desa Sudi, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Senin (28/9/2026).
Kegiatan berlangsung dalam suasana dialogis dengan dihadiri Kepala Desa Sudi, para tamu undangan, serta sejumlah kader Partai NasDem dari Kecamatan Ibun dan Kecamatan Paseh.
Kehadiran Tia Fitriani dalam kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyerap secara langsung aspirasi dan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Sebagai anggota DPRD Jawa Barat, kegiatan pengawasan merupakan salah satu sarana untuk melihat secara langsung bagaimana penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dirasakan oleh masyarakat di tingkat bawah.
Bagi Tia, turun langsung ke masyarakat memiliki arti penting. Sebab, berbagai persoalan yang dihadapi warga tidak selalu dapat terlihat hanya melalui laporan administratif. Dialog secara langsung memungkinkan masyarakat menyampaikan kebutuhan, keluhan, maupun masukan berdasarkan kondisi yang mereka alami sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Tia Fitriani juga berdialog dengan unsur pemerintahan Desa Sudi dan masyarakat yang hadir. Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi antara wakil rakyat dengan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara DPRD dan pemerintah desa dalam menyerap berbagai kebutuhan di wilayah.
Ia menekankan bahwa pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan tidak semata-mata berkaitan dengan pelaksanaan program, tetapi juga bagaimana pelayanan pemerintah dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Menurutnya, aspirasi yang muncul dari masyarakat merupakan bagian penting dalam menjalankan fungsi representasi DPRD. Berbagai masukan dari lapangan dapat menjadi bahan untuk melihat persoalan secara lebih konkret sekaligus menjadi perhatian dalam pelaksanaan fungsi pengawasan di tingkat provinsi.
Kegiatan tersebut juga dihadiri kader-kader Partai NasDem dari Kecamatan Ibun dan Kecamatan Paseh. Kehadiran mereka turut memberikan warna dalam kegiatan yang berlangsung di GOR Desa Sudi tersebut.
Tia Fitriani berharap komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan DPRD dapat terus terjalin secara terbuka. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan di masyarakat diharapkan dapat lebih cepat teridentifikasi dan dicarikan jalan keluar sesuai kewenangan masing-masing.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan aspirasi yang berkaitan dengan pelayanan publik, pembangunan, maupun kebutuhan sosial lainnya. Aspirasi masyarakat, menurutnya, merupakan bagian penting dalam memastikan arah pembangunan tetap berpijak pada kebutuhan warga.
Kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 di Desa Sudi pun menjadi bagian dari upaya mendekatkan DPRD dengan masyarakat. Tidak hanya hadir dalam ruang sidang, wakil rakyat juga dituntut untuk melihat dan mendengar secara langsung kondisi masyarakat di daerah pemilihannya.
Melalui kegiatan tersebut, Tia Fitriani menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat Kabupaten Bandung. Aspirasi yang dihimpun dari berbagai wilayah diharapkan dapat menjadi bahan dalam menjalankan fungsi pengawasan serta memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui jalur kelembagaan DPRD Jawa BaraT ( Red )







Komentar