Terbaru

7/recent/ticker-posts

Tia Fitriani Tekankan Pentingnya Pemahaman Ideologi Partai bagi Kader NasDem


Bandung, Sundapos.com -  Semangat konsolidasi dan penguatan kader terus dilakukan Partai NasDem melalui kegiatan pendidikan politik yang berlangsung di Aula Kantor DPD NasDem Kabupaten Bandung, Jalan Raya Soreang–Banjaran, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan itu diikuti kader dari berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Bandung, termasuk komunitas Dulur Satia.

Kegiatan tersebut dipandu langsung oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi NasDem, Tia Fitriani. Dalam penyampaiannya, ia mengingatkan pentingnya peran kader partai sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah.

Menurutnya, kader NasDem harus mampu hadir di tengah masyarakat untuk mendengar sekaligus memperjuangkan berbagai persoalan yang dihadapi warga.

“Kader NasDem harus menjadi penghubung aspirasi masyarakat. Ketika warga tidak memiliki ruang untuk menyampaikan keluhannya, kader harus hadir dan memperjuangkannya,” ujar Tia.

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa kekompakan dan semangat kebersamaan seluruh kader akan menjadi kekuatan besar dalam membangun dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, Tia Fitriani turut membagikan buku panduan kader yang disusun bersama jajaran DPW NasDem. Buku tersebut memuat materi dasar tentang sejarah partai, visi perjuangan, hingga aturan organisasi yang menjadi pedoman kader dalam menjalankan aktivitas politik di masyarakat.

Ia menilai pemahaman mengenai ideologi dan arah perjuangan partai sangat penting agar kader mampu memberikan penjelasan yang tepat kepada masyarakat mengenai Partai NasDem.

“Setiap kader harus memahami nilai dan perjuangan partai supaya mampu menjawab berbagai pertanyaan masyarakat dengan baik,” katanya.

Dalam forum tersebut, Tia kembali menegaskan komitmen NasDem terhadap politik tanpa mahar. Ia menuturkan bahwa partainya menolak praktik politik transaksional dalam proses penentuan calon legislatif maupun kepala daerah.

Menurutnya, NasDem lebih mengutamakan figur yang memiliki kedekatan dengan masyarakat, rekam jejak pengabdian, serta elektabilitas yang dibutuhkan publik.

“Penentuan calon di NasDem bukan berdasarkan kemampuan materi, tetapi lebih kepada kebutuhan masyarakat dan hasil evaluasi politik,” jelasnya.

Selain menjadi sarana pendidikan politik, kegiatan itu juga dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas internal partai menghadapi dinamika politik ke depan. Para kader didorong untuk meningkatkan kemampuan komunikasi politik dan memperkuat kehadiran di tengah masyarakat.

Tia menambahkan, kualitas kader menjadi hal utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap partai politik.

“Yang terpenting bukan hanya jumlah kader, tetapi bagaimana kader mampu bekerja nyata dan membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kegiatan pendidikan politik tersebut, Partai NasDem kembali menegaskan komitmennya untuk membangun budaya politik yang bersih, terbuka, dan berpihak kepada kepentingan rakyat (red )

Posting Komentar

0 Komentar