Terbaru

7/recent/ticker-posts

Tia Fitriani Paparkan Capaian Program Gubernur Jabar 2025–2026 pada Kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Soreang



Kabupaten Bandung, Sundapos.com- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Dra. Hj. Tia Fitriani, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bandung, menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 di Aula Desa Soreang, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (13/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Tia Fitriani untuk menyampaikan berbagai capaian dan realisasi program kerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Jawa Barat periode 2025–2026. Selain sebagai bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD, kegiatan ini juga bertujuan memberikan informasi secara langsung kepada masyarakat mengenai arah kebijakan dan hasil pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Hj. Imas, Anggota DPRD Kabupaten Bandung Daerah Pemilihan I, Kepala Desa Soreang beserta jajaran perangkat desa, anggota BPD, para Ketua RW, pengurus DPC Partai NasDem se-Dapil I Kabupaten Bandung, konstituen Partai NasDem, Relawan Dulur Satia, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta berbagai unsur masyarakat yang tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan hingga selesai.

Dalam pemaparannya, Dra. Hj. Tia Fitriani mengangkat tema “Jabar Istimewa: Percepatan Transformasi Layanan Dasar”, yang merupakan salah satu fokus utama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih cepat, berkualitas, dan merata bagi seluruh masyarakat.

Menurut Tia Fitriani, pembangunan di Jawa Barat saat ini tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program strategis di bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, ketahanan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Transformasi layanan dasar merupakan fondasi penting dalam menciptakan masyarakat Jawa Barat yang lebih maju dan sejahtera. Pemerintah Provinsi terus berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih mudah diakses, cepat, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai daerah,” ujar Tia Fitriani.

Ia menjelaskan, berbagai program prioritas yang telah dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menunjukkan hasil yang positif, mulai dari peningkatan kualitas layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur pendukung aktivitas masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, hingga penguatan sektor ekonomi kerakyatan melalui berbagai program pemberdayaan UMKM dan masyarakat desa.

Sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tia Fitriani menegaskan bahwa fungsi pengawasan yang dijalankan DPRD bertujuan memastikan seluruh program pemerintah benar-benar terlaksana sesuai perencanaan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami di DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap program pemerintah berjalan sesuai aturan, anggaran digunakan secara efektif, dan hasil pembangunan benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, kegiatan pengawasan seperti ini juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat agar tidak ragu menyampaikan berbagai masukan, kritik, maupun aspirasi terkait pelaksanaan program pemerintah. Menurutnya, partisipasi masyarakat merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Selain penyampaian materi, masyarakat diberikan kesempatan berdialog secara langsung dengan Tia Fitriani mengenai berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing, mulai dari pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 ini, Tia Fitriani berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, DPRD, pemerintah desa, serta masyarakat dapat terus diperkuat demi mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga Jawa Barat, khususnya masyarakat Kabupaten Bandung.(red) 


Posting Komentar

0 Komentar