Bandung, Sundapos.online – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana optimis cabang olahraga (cabor) taekwondo Kota Bandung jadi barometer olahraga.
Pasalnya dengan pembinaan dan kedisiplinan para anggota mampu dilakukan dengan baik.
“Harapannya bisa melahirkan atlet terbaik sehingga Kota Bandung menjadi barometer atlet taekwondo, ini harus terus ditingkatkan,” bebernya disela-sela Kejuaraan Taekwondo Wali Kota Open 2022, di Gor Bandung, Jalan Jakarta, Sabtu 20 Agustus 2022.
Yana menambahkan, kegiatan seperti ini mampu melahirkan juga menambah skill para atlet yang ikut kejuaraan. Sehingga mampu mengikuti event regional, nasional mapun internasional.
“Tentunya harus ditingkatkan sehingga bibit atlet untuk bisa mengikuti even tingkat lokal, regional, nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Disinggung soal Porda, Yana berharap, potensi Kota Bandung menjadi juara umum sangat tinggi. Karena proses pembinaan juga konsistensi pengcab yang menjadi acuan maksimal.
“Untuk memenangkab beberapa medali emas harapannya tinggi karena ini proses pembinaan juga konsisten oleh pengcab,” tuturnya.
Untuk cabor lain, ia menambahkan, terus mendorong untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
“Cabor lain terus kira dorong, insayallah pembinaan berkelanjutan bisa didapatkan dengan hasil maksimal berbagai multi event,” katanya.
Meskipun masih di masa pandemi, Yana menegaskan pelaksanaan kejuaraan itu tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Setelah 2 tahun pandemi, di Kota Bandung landai sehingga berbagai aktivitas termasuk olahraga, bisa dilakukan. Ini berkat ikhtiar kira, termasuk vaksinasi,” ujar Yana.
Ditempat yang sama, Ketua Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia Kota Bandung Dedi Heryadi menyampaikan, kegiatan tersebut diikuti oleh 1.500 peserta diikuti oleh 100 unit latihan.
“Allhamdulillah animo peserta meningkat, kita juga pertama kalinya mengundangan unit luar. Diikuti 1.500 peserta, 100 unit latihan, peserta ada juga dari luar Kota Bandung, itu se-Jawa Barat, luar provinsi juga ada ikut meramaikan,” katanya.
Kegiatan tersebut, ia menambahkan mampu menjadikan ajang uji coba untuk porprov kedepannya.
“Diharapkan ini menjadi ajang uji coba juga taekwondo porpov Kota Bandung,” tuturnya.
Kegiatan yang dilaksanakan selama 4 hari ini, sudah memasuki hari ke tiga. Diselenggarakan selama itu guna meminimalisir terjadinya kerumuman.
“Masih dalam pamdemi makannya kita pertimbangan, kita urai meminalisir kerumunan, 1 hari sekitar 350 peserta diikutinya,” katanya.
Sebagai persiapan para atlet, pihaknya telah melaksanakan try out atau uji coba ke unit PON DKI Jakarta. Hal itu untuk mengukur kesiapan para atlet.
“Kita ke DKI Jakarta lawan PON, ini untuk mengukur anak-anak sampai mana kesiapannya. Alhamdulilah 80 persen siap, 20 persennya lagi kita siapkan,” ujarnya.







Komentar